TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Wings Air membatalkan sementara penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Wunopito, Lewoleba (LWE) dan Bandar Udara Gewayantana, Larantuka (LKA) pada hari ini, 8 September 2026.
Berdasarkan NOTAM C1134/26 NOTAMR C1106/26, Bandar Udara Wunopito (LWE) dinyatakan ditutup mulai 07.01 WIB pada 8 September 2026 hingga perkiraan 06.00 WIB pada 9 September 2026 karena dampak abu vulkanik Gunung Lewotolok.
Penerbangan Wings Air yang terdampak hari ini dengan Nomor Penerbangan IW1995-Kupang ke Lewoleba, keberangkatan 08.30 WITA. Nomor Penerbangan IW1994-Lewoleba ke Kupang, keberangkatan 09.50 WITA. Nomor Penerbangan IW1929-Kupang ke Larantuka, keberangkatan 09.30 WITA. Nomor Penerbangan IW1928- Larantuka ke Kupang, keberangkatan 10.50 WITA.
Baca juga: Lindungi Pengungsi Korban Gempa, Polres Manggarai Timur Perketat Pengawasan di Posko
Wings Air telah menginformasikan kondisi ini kepada pelanggan yang terdampak dan menyediakan pilihan perubahan jadwal penerbangan (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund) sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembatalan sementara ini merupakan langkah untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan. Wings Air memutuskan pembatalan sementara penerbangan berdasarkan hasil pemantauan kondisi ruang udara di jalur penerbangan serta kondisi di sekitar bandar udara yang terdampak abu vulkanik. Abu vulkanik berbeda dengan awan biasa.
Karena itu, penerbangan perlu dihentikan atau disesuaikan apabila kondisi ruang udara maupun bandar udara belum memenuhi persyaratan keselamatan. Wings Air terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan penyebaran abu vulkanik serta berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, pengelola bandar udara, BMKG, dan pihak terkait lainnya.
Penerbangan akan kembali dilayani setelah kondisi bandar udara dan ruang udara dinyatakan aman untuk operasional penerbangan.