TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini merupakan renungan harian Kristen hari ini Selasa 8 September 2026.
Pembacaan Alkitab terdapat di Keluaran 18:16.
Khotbah:
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ayat 16 menjelaskan bahwa Musa berperan di dua aspek, yaitu sebagai pemimpin hukum yang berfungsi menghakimi untuk menyelesaikan segala perkara umat dan berfungsi sebagai pemimpin rohani yang mengajarkan hukum-hukum Tuhan Allah.
Kepemimpinan yang sehat memerlukan struktur dan dukungan orang lain.
Semangat yang tinggi dan hati yang baik tidaklah cukup.
Karena itu manajemen kepemimpinan yang baik dibutuhkan membangun sistem dukungan yang menempatkan orang sesuai kapasitas dan kompetensinya.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Bangsa Israel datang kepada Musa untuk mencari jawaban atas persoalan mereka.
Musa tidak membuat mereka bergantung padanya, tetapi menghubungkan mereka kepada kehendak-Nya.
Betapa pentingnya menyelesaikan konflik berdasarkan firman Tuhan Allah sebagai standar kebenaran.
Musa tidak mengandalkan kemampuan berpikirnya yang gemilang atau dengan pendapat pribadi yang luar biasa, tapi menjadikan hukum Tuhan Allah sebagai dasar keputusan.
Musa mengacu pada ketetapan Tuhan Allah, bukan akal atau keinginan manusia semata.
Kita pun dipanggil untuk menjadi penyampai firman, entah kita orangtua, anak, kakek, nenek ataupun cucu.
Kita tidak menyampaikan isi hati kita, tapi isi hati Tuhan Allah.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Saat ada masalah pada anak-anak, orangtua jangan hanya sekadar memberi motivasi.
Tuntunlah anak-anak kembali kepada firman, sebab hanya firman yang bisa mengubah hati dan membawa pada jalan kebenaran.
Firman Tuhan Allah menolong kita melihat hal dari sudut pandang yang benar, bukan hanya perasaan atau kepentingan diri.
Firman Tuhan Allah menerangi jalan kita, termasuk saat kita bimbang menghadapi persoalan, kesalahpahaman atau kekecewaan.
Ia menunjukkan cara yang benar dan adil, bukan balas dendam penuh emosi dan kebencian.
Firman Tuhan Allah memulihkan hubungan, bukan memperkeruh masalah.
Perlu kita renungkan dalam kehidupan berkeluarga adalah saat menghadapi masalah, berdoalah, mintalah Dia berbicara melalui firman-Nya.
Biarlah Firman Tuhan Allah berkuasa dalam hidup dan hati kita.
Doa:
Ya Tuhan Allah, tolonglah kami belajar menyelesaikan setiap perbedaan dan konflik dengan bersandar pada firman-Mu.
Jadikan kami pembawa damai dan ajari kami untuk taat pada kebenaran-Mu.
Dalam nama Yesus Kristus. Amin.
(TribunManado.co.id/DodokuGMIM)