Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Paket ganja 18 kilogram berhasil digagalkan peredarannya oleh Satnarkoba Polresta Bogor Kota.
Paket yang disimpan rapi menggunakan peti buah ini didapat di Terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Kurir berinisial MDF (27) berhasil ditangkap di Sidoarjo Jawa Timur.
MDF ternyata hanya orang suruhan yang disuruh oleh pria berinisial YR.
"Kita masih melakukan pengejaran terhadap seseorang yang menyuruh saudara MDF untuk mengambil barang tersebut," kata Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Ali Jupri kepada TribunnewsBogor.com di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (8/9/2026).
Kurir MDF mengenal YR sudah sejak tiga tahun yang lalu.
MDF memang kerap disuruh oleh YR untuk mengambil barang narkoba.
"Jadi dia bukan hanya baru ini, dia sudah 3 tahun kenal dengan YR, MDF ini kenal YR sudah 3 tahun. Dia sering dijadikan kurir untuk mengambil," ujarnya.
MDF dan YR awalnya memang berteman satu tongkrongan.
"Jadi pengakuan dia, dia tuh teman tongkrongan yang bareng-bareng waktu masih bareng naik Vespa. Makanya kita terus melakukan pendalaman siapa pengirim barang berupa ganja ini, dan juga siapa yang menyuruh MDF untuk mengambil barang ganja tersebut," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Satnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 18 kilogram.
Barang itu disimpan dalam peti menyerupai paket.
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arie Trestiawan mengatakan, ganja ini didapatkan di dalam bus Terminal Bubulak Kota Bogor.
Ganja ini sudah dipaketkan dalam 18 bungkus berwarna coklet.
Ganja ini berasal dari Luar Jawa dan akan dikirimkan ke Sidoarjo Jawa Timur namun melintas terlebih dahulu ke Kota Bogor melalui bus di Terminal Bubulak.
"Adapun kronologis, pada hari Rabu, Satresnarkoba Polres Bogof Kota mendapatkan laporan masyarakat yang menerangkan bahwa adanya paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika jenis ganja di salah satu agen bus," kata AKBP Arie di Mako Polresta, Selasa (8/9/2026).