TRIBUNNEWS.COM - Cuaca di sejumlah wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 9 September 2026, diprakirakan masih didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di enam wilayah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, yakni Labuan Bajo, Ende, Bajawa, Ruteng, Maumere, dan Larantuka, menunjukkan karakter yang cukup beragam.
Perbedaan kondisi geografis antara kawasan pesisir, dataran rendah, hingga wilayah pegunungan membuat suhu udara dan tingkat kelembapan di masing-masing daerah juga cukup berbeda.
Ruteng dan Bajawa, misalnya, diprakirakan memiliki udara yang lebih sejuk, terutama pada pagi hari, sementara Maumere dan Larantuka cenderung lebih hangat karena berada di kawasan pesisir.
BMKG menunjukkan prakiraan terkini untuk kawasan Sarotari Timur, Larantuka, pada malam 8 September berada pada kondisi cerah dengan suhu 25°C dan kelembapan 83 persen, sehingga udara pesisir masih cukup lembap.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Pontianak Besok, Rabu 9 September 2026: Pagi Cerah, Malam Berawan
Ende memiliki kontras yang cukup terasa antara pagi dan siang. Suhu minimum sekitar 18°C menunjukkan pagi dapat terasa sejuk, terutama pada lokasi yang lebih tinggi.
Berikut prediksi cuaca Flores untuk beberapa wilayah terkenalnya besok, Rabu, 9 September 2026:
Berawan
Suhu: 20–29°C
Kelembapan: 61–99 persen
Potensi hujan di Labuan Bajo relatif rendah hingga sedang, tetapi awan dapat berkembang secara lokal.
Daerah perbukitan di sekitar Labuan Bajo berpotensi memiliki kondisi yang berbeda dari pusat kota/pesisir.
Berawan
Suhu: 18–28°C
Kelembapan: 60–97 persen.
Bajawa menjadi salah satu wilayah yang perlu diperhatikan bila melakukan aktivitas di dataran tinggi.
Pagi hari berpotensi terasa dingin, sedangkan siang dapat menghangat cukup signifikan.
Berawan
Suhu: 14–27°C
Kelembapan: 53–97%
Potensi hujan di Ruteng pada 9 September 2026 menurut BMKG masih memberikan kategori berawan, tetapi wilayah Manggarai memang perlu lebih diwaspadai dibanding kawasan pesisir karena kondisi topografi dapat memicu pertumbuhan awan hujan lokal.
Berawan
Suhu: 24–30°C
Kelembapan: 69–90%
Potensi hujan wilayah Maumere tidak dominan dalam prakiraan BMKG untuk 9 September, tetapi hujan lokal tetap mungkin terjadi.
Cerah berawan
Suhu: 24–28°C
Kelembapan: 71–85%.
Potensi hujan untuk Larantuka juga relatif rendah dibanding daerah pegunungan Flores.
Namun, cerah berawan bukan berarti bebas hujan lokal sepanjang hari.
(Tribunnews.com/Ika Wahyuningsih)