Helikopter Caracal Gempur Karhutla IKN, Lima Wilayah Jadi Sasaran Water Bombing
Amelia Mutia Rachmah September 08, 2026 10:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, NUSANTARA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, telah ditangani secara intensif melalui operasi pemadaman dari udara.

Kawasan IKN berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Penanganan karhutla di kawasan sekitarnya menjadi perhatian karena kebakaran berpotensi meluas ke wilayah strategis apabila tidak segera dikendalikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI Angkatan Udara menyiagakan helikopter H225M Caracal di Lanud Dhomber Balikpapan untuk mendukung operasi water bombing.

H225M Caracal adalah helikopter militer multiguna buatan Airbus Helicopters. Helikopter ini dirancang untuk berbagai operasi, termasuk transportasi taktis, pencarian dan penyelamatan tempur, evakuasi medis, hingga operasi khusus.

Nama Caracal juga digunakan sebagai sebutan untuk varian H225M ini.

Helikopter tersebut digunakan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit ditangani secara cepat melalui operasi darat.

Water bombing dilakukan dengan menjatuhkan air dari udara, sementara pembasahan atau wetting dilakukan untuk mengurangi risiko munculnya kembali api di area yang telah terbakar.

Baca juga: 5 Wilayah Rawan Karhutla di Sekitar IKN Dipantau Ketat, OIKN Perkuat Pencegahan

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga, mengatakan operasi udara tersebut diarahkan ke sejumlah wilayah yang menjadi prioritas penanganan.

Menurut dia, operasi telah dilakukan mulai sejak Sabtu lalu (5/9/2026) dan tidak hanya menjatuhkan air ke titik api, operasi udara juga digunakan untuk melakukan pembasahan atau wetting di area yang dinilai masih rawan terbakar kembali.

"Insyaallah mulai besok kita akan melakukan water bombing ke area-area yang menjadi prioritas. Kita lakukan upaya pemadaman dan juga pembasahan agar tidak berkembang lebih lanjut," ujar Danis yang memulai karier sebagai insinyur di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, pada Selasa (8/9/2026).

Lima Wilayah Jadi Prioritas

Sebelumnya, OIKN menggelar rapat koordinasi penanggulangan karhutla bersama BNPB, TNI AU, BMKG dan sejumlah pemangku kepentingan di Lanud Dhomber, Balikpapan, Jumat (4/9/2026).

Dalam rapat tersebut, OIKN menetapkan lima area sebagai prioritas penanganan karhutla.

Baca juga: OIKN Laporkan Perusahaan Sawit ke Polda Kaltim Terkait Karhutla di Kawasan IKN

Kelima lokasi tersebut yakni Bukit Tengkorak, termasuk kawasan Tahura Bukit Soeharto dan sekitarnya, Bukit Merdeka, Teluk Dalam di sepanjang poros Samarinda–Balikpapan, Wonotirto, serta arah Tanjung Harapan.

Penanganan dari udara dinilai penting untuk menjangkau wilayah kebakaran yang sulit ditangani secara cepat dari darat.

Selain pemadaman, pembasahan dilakukan untuk menekan kemungkinan munculnya kembali titik api dari lahan yang sebelumnya terbakar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya OIKN mencegah karhutla berkembang dan meluas menuju kawasan strategis IKN.

Kondisi lahan yang relatif kering serta meningkatnya potensi karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Timur membuat penanganan dilakukan secara berlapis.

OIKN memastikan operasi pemadaman di lapangan terus dikoordinasikan bersama instansi terkait agar kebakaran dapat segera dikendalikan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.