Bangun Ekosistem Manufaktur Otomotif, 88 Persen Penjualan Suzuki di Jawa Barat dari Produksi Lokal
Siti Fatimah September 09, 2026 02:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Jawa Barat memiliki peran penting bagi Suzuki, karena menjadi wilayah penjualan terbesar ke-4, sekaligus bagian dari kegiatan manufaktur di Indonesia. Hal ini terlihat dari besarnya kontribusi kendaraan produksi lokal terhadap penjualan Suzuki di Provinsi ini.

Selama Januari–Juli 2026, 88 % penjualan ritel Suzuki di Jawa Barat berasal dari model yang diproduksi secara lokal.

Melalui lokasi pabrik di Plant Cikarang dan Tambun, Jawa Barat, Suzuki membuat berbagai model kendaraan untuk pasar dalam negeri dan ekspor.

Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya Suzuki membangun ekosistem manufaktur otomotif di Indonesia. 

“Bagi Suzuki, kehadiran di Jawa Barat memiliki arti lebih dari sekadar aktivitas bisnis. Kami melihat wilayah ini sebagai bagian dari perjalanan Suzuki dalam membangun dan mengembangkan ekosistem otomotif di Indonesia. Karena itu, kami terus berupaya menjaga keberlanjutan operasional sekaligus memperkuat peran kami dalam industri otomotif nasional,” ujar Rendy Anggadiputra, Sales 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Produk mobil Suzuki yang diproduksi di dalam negeri mendapat respons positif dari konsumen Jawa Barat.

Sepanjang Januari-Juli 2026, retail sales Suzuki di Jawa Barat (di luar wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi)  mencapai lebih dari 2.400 unit, tumbuh 25 % secara YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari capaian tersebut, New Carry menjadi model dengan kontribusi terbesar sebesar 42 % , diikuti XL7 sebesar 21?n Fronx sebesar 19 % . Komposisi tersebut menunjukkan beragamnya kebutuhan konsumen di Jawa Barat.

New Carry hadir sebagai kendaraan yang mendukung aktivitas usaha, sementara XL7 dan Fronx melengkapi pilihan kendaraan penumpang untuk kebutuhan keluarga maupun mobilitas konsumen urban.

Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, Suzuki terus memperkuat jaringan layanan purna jual di berbagai wilayah. Suzuki memiliki 17 outlet di wilayah Jawa Barat, di luar area Bogor, Depok, dan Bekasi, yang terdiri dari 14 outlet 3S (Sales, Service, dan Spare Parts), 2 outlet 1S (Sales), serta 1 outlet 1S yang dilengkapi dengan service point.

Kemudahan layanan juga diperkuat melalui MySuzuki, platform digital yang memungkinkan pelanggan melakukan reservasi servis berkala serta mengakses katalog suku cadang dan aksesori resmi.

Dengan dukungan layanan secara offline maupun digital, Suzuki berupaya menjaga kemudahan akses pelanggan sejak kendaraan dibeli hingga digunakan dalam mobilitas sehari-hari.

Besarnya peran Jawa Barat dalam ekosistem otomotif tersebut juga berjalan beriringan dengan tingginya kebutuhan mobilitas di wilayah ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kendaraan bermotor kategori mobil penumpang yang tercatat di Jawa Barat mencapai 2.384.174 unit pada tahun 2025.

Angka tersebut mencerminkan luasnya basis mobilitas masyarakat Jawa Barat yang didukung oleh aktivitas ekonomi yang beragam, mulai dari kawasan metropolitan dan perdagangan hingga kawasan industri.

Kondisi tersebut menjadikan Jawa Barat memiliki karakter kebutuhan kendaraan yang beragam, baik untuk menunjang aktivitas produktif maupun mobilitas sehari-hari.

“Pertumbuhan penjualan tentu perlu berjalan beriringan dengan kualitas pengalaman kepemilikan. Karena itu, kami terus memperkuat akses pelanggan terhadap layanan purna jual. Kami berharap pelanggan di berbagai wilayah Jawa Barat dapat memperoleh dukungan yang mudah dijangkau sesuai kebutuhan mobilitas mereka,” tutup Rendy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.