Serhou Guirassy bersinar di dua sisi saat Borussia Dortmund lolos dari ancaman Villarreal di Liga Champions.
Serhou Guirassy mencetak dua gol tetapi juga membuat gol bunuh diri ketika Borussia Dortmund memulai kampanye Liga Champions mereka dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Villarreal. Penyerang Guinea itu menjalani malam bersejarah yang penuh kekacauan, namun tetap memastikan BVB meraih tiga poin penuh meski sempat diwarnai drama akhir di Signal Iduna Park.
Dortmund memenangi thriller lima gol di Liga Champions.
Dortmund mengawali perjalanan mereka di Liga Champions dengan kemenangan menghibur 3-2 atas Villarreal. Guirassy menjadi figur sentral laga ini, mencetak dua gol ke gawang lawan sebelum tanpa sengaja membobol gawang sendiri dalam babak kedua yang kacau.
Tuan rumah unggul tak lama setelah jeda ketika umpan silang Renato Veiga berbelok masuk ke gawangnya sendiri. Santiago Mourino kemudian menyamakan kedudukan untuk Villarreal, tetapi kualitas Dortmund pada akhirnya menjadi pembeda untuk mengamankan tiga poin yang diraih dengan susah payah.
Guirassy menghadirkan dua gol dramatis di akhir laga.
Villarreal menyia-nyiakan beberapa peluang emas pada babak pertama, dengan Georges Mikautadze gagal memaksimalkan tembakan jarak dekat dan Tajon Buchanan memaksa Gregor Kobel melakukan penyelamatan gemilang. Dortmund menghukum kegagalan itu ketika Veiga tanpa sengaja membelokkan umpan silang Maximilian Beier melewati kiper sendiri pada menit ke-53.
Mourino mengecoh Kobel lewat sundulan tipis untuk membuat tim Spanyol itu menyamakan skor, tetapi Guirassy mengembalikan keunggulan Dortmund dengan sontekan dari umpan silang datar akurat Fabio Silva pada menit ke-80. Tiga menit berselang, Guirassy memenangi penalti dan menuntaskannya sendiri setelah Mourino menjatuhkannya di dalam kotak penalti.
Drama belum usai ketika penyelamatan Kobel memantul mengenai wajah Guirassy dan masuk ke gawang Dortmund sendiri. Villarreal menekan mati-matian demi gol penyama kedua, namun Veiga membelokkan peluang akhir melebar pada masa tambahan waktu yang sangat larut.
Sang penyerang menorehkan tonggak penting dalam laju Eropa yang luar biasa.
Laga liar ini menandai penampilan ke-100 Guirassy dengan seragam Dortmund, sekaligus membawa total golnya untuk klub menjadi 64. Penampilannya semakin mengukuhkan reputasinya yang terus menanjak sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Eropa.
Sejak awal musim 2024-25, penyerang Guinea itu telah terlibat langsung dalam 26 gol dari 25 penampilan di Liga Champions. Di kompetisi ini, catatan luar biasa tersebut hanya kalah dari penyerang Manchester City, Erling Haaland.
Sementara itu, kesulitan Villarreal saat bermain tandang di Eropa terus berlanjut meski mereka menunjukkan performa menyerang yang lebih baik. Kapal Selam Kuning gagal mencetak gol dalam empat laga tandang mereka di Liga Champions musim lalu, meski kali ini mereka mampu memaksa Dortmund bekerja hingga batas akhir.
Kedua tim kini mengalihkan perhatian kembali ke kompetisi domestik.
Setelah melewati laga pembuka Eropa yang rumit, Dortmund kini akan kembali memusatkan perhatian pada sepak bola domestik. BVB bersiap menjamu Paderborn dalam pertandingan Bundesliga berikutnya sambil berusaha membangun momentum.
Villarreal harus segera bangkit setelah kekalahan tipis mereka di Jerman. Tim Spanyol itu kembali beraksi di liga saat menjamu Real Betis, yang juga tampil di Eropa setelah meraih kemenangan 3-2 atas Lille.