TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) secara resmi menjalin kolaborasi strategis bersama Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis (PSGC) untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Kemitraan ini menempatkan PSGC sebagai tim satelit bagi Maung Bandung, yang difokuskan pada pengasahan bakat muda, pemantapan tata kelola manajerial, serta penguatan ekosistem sepak bola di wilayah Jawa Barat secara berkelanjutan.
Dukungan penuh Persib Bandung ditunjukkan lewat kehadiran Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, dalam acara penjelas peluncuran skuad dan seragam baru PSGC di DOI Hotel dan Resto, Jalan Ciamis-Banjar No. 341, Cijeungjing, Ciamis.
Agenda bertema "Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!" tersebut dihadiri pula oleh Pemilik Rumah Sakit Khusus Orthopedi (RSOP) Ciamis dr. H. Iman Solichin, Sp.OT (K) Spine, serta CEO PSGC Dr. H. Herdiat Sunarya.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan menyampaikan bahwa sinergi ini melampaui ikatan formal antarklub karena berorientasi pada pematangan potensi lokal.
"Kami menyambut baik perjalanan PSGC menghadapi musim 2026/2027. Bagi Persib, kolaborasi dengan PSGC bukan hanya tentang hubungan antarklub, tetapi tentang bagaimana kita dapat tumbuh bersama dan membangun ekosistem sepak bola Jawa Barat yang semakin kuat," ujar Adhitia dilansir laman klub, Selasa (8/9/2026).
Melalui status tim satelit, para pilar muda Persib bakal memperoleh kesempatan bertanding yang memadai dalam ruang kompetitif yang sehat. Hal ini sekaligus memperkokoh jembatan pembinaan menuju karier profesional tingkat tertinggi.
"Kami percaya bahwa kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, kepercayaan, dan komitmen untuk saling mendukung. Kami berharap sinergi Persib dan PSGC dapat memberikan manfaat bagi kedua klub, masyarakat Ciamis, Jawa Barat, dan pada akhirnya turut melahirkan lebih banyak talenta yang dapat memberikan kontribusi bagi sepak bola Indonesia," lanjutnya.
Bentuk nyata dari integrasi ini diwujudkan dengan pelepasan sejumlah penggawa Persib menuju Ciamis lewat skema peminjaman. Langkah ini diharapkan memberi tambahan amunisi bagi armada besutan pelatih Heri Kiswanto, sekaligus mematangkan mental bertanding para pemain pinjaman tersebut sebelum kembali ke skuad utama.
Di sisi lain, manajemen PSGC memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan 29 amunisi pemain serta lima varian jersi buatan apparel Zestien asal Priangan. Balutan jersi yang terdiri dari warna ungu (utama), putih (tandang), hitam (ketiga), serta oranye dan biru (penjaga gawang) seluruhnya disisipi motif Cakra Rahayu sebagai lambang kebanggaan Galuh. Didukung RSOP Ciamis sebagai penyokong dana utama, klub tetangga Persib ini siap melakoni laga perdana Liga 2 yang mulai bergulir pada 12 September 2026.
Herdiat Sunarya menyadari ketatnya persaingan musim ini dan menginstruksikan seluruh jajaran untuk bekerja profesional.
"Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina! bagi kami adalah semangat untuk menjaga identitas, nama baik, dan kebanggaan Ciamis melalui perjuangan PSGC. Kami menyadari kompetisi musim 2026/2027 akan menghadirkan tantangan yang tidak ringan. Karena itu, seluruh pemain, pelatih, official, dan manajemen harus bekerja dengan disiplin, profesional, dan penuh kebersamaan," ujar Herdiat.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi para mitra yang terus mendampingi langkah tim.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada PSGC, termasuk RSOP Ciamis sebagai sponsor utama serta Zestien yang kembali menjadi apparel resmi PSGC musim ini. Kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir menjadi bentuk kebersamaan yang terus kami jaga dan kembangkan," katanya.