TRIBUNWOW.COM – Tim SAR gabungan resmi memperluas radius pencarian terhadap satu unit speedboat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kapal tersebut membawa total delapan penumpang, dengan lima orang di antaranya merupakan jurnalis yang bertugas di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kepala Basarnas Banten, Al-Amrad, mengonfirmasi bahwa pada pencarian hari kedua, Rabu (9/9/2026), tim menurunkan drone thermal guna memindai suhu tubuh di permukaan air.
Baca juga: Viral Pengguna Mobil Listrik di SPKLU Tangerang Terlibat Cekcok, Rebutan Antrean Cas Mobil
Selain teknologi pemindai suhu, kapal penyelamat KN SAR Tetuka 247 juga disiagakan untuk mengisir sektor perairan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
Sebelumnya, penyisiran awal menggunakan RIB 02 Banten pada Selasa (8/9/2026) hingga kawasan kawah Krakatau masih nihil akibat kendala cuaca serta luasnya perairan.
Seluruh unsur maritim dan tim gabungan terus memaksimalkan pencarian dengan harapan dapat segera menemukan seluruh korban.(*)