Laporan Jurnalis TribunPapuaBarat.com, Aldi Bimantara
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kantor Pertanahan (Kantah) Fakfak, Papua Barat, fokus memperoleh kejelasan terkait status, batas, luasan, dan kesesuaian lahan di dua distrik untuk mendukung implementasi program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Untuk itu, beberapa waktu lalu telah dilakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, dan Pj Sekda Arobi Hindom.
"Kami telah melaksanakan rapat pembahasan terkait LP2B Kabupaten Fakfak bertempat di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Fakfak, alhamdulillah berjalan lancar," ujar Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak, Rabu (9/9/2026).
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Berikan Sanksi ke 19 SPBU di Papua dan Maluku
Ditekankannya, pembahasan dalam rapat tersebut penting dilakukan untuk memperoleh kejelasan menyangkut status, batas, luasan, maupun kesesuaian bidang atau lokasi lahan di Kabupaten Fakfak.
"Khususnya yang menjadi sasaran yakni wilayah Distrik Bomberai dan Distrik Tomage," katanya.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dalam memastikan proses perencanaan dan pemanfaatan ruang.
"Termasuk juga sebagai upaya nyata dalam perlindungan lahan pertanian itu sendiri," katanya.
Melalui rapat pembahasan itu, dilakukan pula pemberian rekomendasi terhadap usulan pemanfaatan lahan.
"Di mana dapat dilakukan secara terpadu, akurat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," imbuhnya.
Pihaknya berharap segala tahapan ataupun proses dapat berjalan lancar dan tak menemui kendala berarti. (*)