Laporan Kontributor Tribunjabar.id, M. Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kisah sukses Nok Riska Mulya membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengubah nasib.
Ibu rumah tangga (IRT) asal Kampung Pakuhaji, Desa Pakuwon, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini berhasil bangkit dari masa-masa terpuruk hingga mampu menggapai kehidupan yang jauh lebih baik.
Tahun 2023 menjadi ujian terberat bagi Riska dan keluarganya. Saat itu, kondisi ekonomi yang sangat sulit memaksa mereka harus beberapa kali berpindah kontrakan karena tak sanggup membayar. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari pun Riska harus berjuang ekstra keras.
"Waktu itu kondisi benar-benar di titik terendah. Anak-anak masih kecil, suami juga sedang tidak bisa produktif seperti biasa. Ada saatnya saya harus menahan lapar dan cuma bisa pasrah sambil terus berdoa minta jalan keluar sama Allah," ungkap Riska saat mengenang masa-masa lamanya, 8 September 2026.
Titik balik kehidupan Riska dimulai pada penghujung Desember 2023. Berbekal tekad untuk mengubah nasib, ia memberanikan diri mengikuti kelas pembelajaran Mobileclass guna mempelajari seluk-beluk dunia konten digital.
Lewat ponsel genggamnya, Riska mulai tekun membuat konten dan mengelola akun TikTok miliknya, @RiskaMulya.
"Awalnya saya nggak pernah bayangin cuma modal HP dari rumah bisa ngubah hidup. Sebagai ibu rumah tangga, kesempatan bisa belajar dan berkarya dari rumah itu berharga banget. Saya belajar konsisten bikin konten, evaluasi terus, dan nggak mau menyerah," tutur Riska.
Proses panjang dan konsistensi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Selain berhasil mengantongi sertifikasi resmi dari TikTok, pendapatan Riska sebagai kreator konten melonjak drastis.
Dari hasil kerja kerasnya di media sosial, Riska kini mampu membeli kendaraan pribadi, membangun rumah impian, hingga memiliki dua unit rumah kontrakan.
Bagi Riska, deretan pencapaian materi tersebut merupakan bukti nyata dari buah kesabaran, doa, dan keberanian untuk terus belajar. Ia pun berpesan kepada para ibu rumah tangga lainnya agar tidak berkecil hati meski sedang berada di masa sulit.
"Menjadi ibu rumah tangga itu bukan alasan buat berhenti punya mimpi. Jangan takut belajar hal baru walau keadaan lagi terbatas. Perubahan besar itu selalu dimulai dari langkah kecil: berani mencoba, mau belajar, dan jangan pernah putus doa," pungkasnya.