TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemain anyar PSS Sleman, Moussa Bagayoko, langsung memasang target tinggi jelang laga kandang perdana Super Elja pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Pemain asal Mali itu bertekad mencetak gol sekaligus membantu PSS meraih kemenangan kontra Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026).
Bagayoko sebelumnya tampil impresif pada pertandingan perdana PSS Sleman saat menghadapi Bali United.
Tak hanya aktif membantu serangan, pemain asal Mali tersebut juga menunjukkan kontribusi dalam bertahan.
Berdasarkan statistik yang tercatat di laman I.League, Bagayoko membukukan enam tekel, tiga intersep, dan dua sapuan.
Ia juga melepaskan satu tembakan serta mencatatkan 30 umpan sukses.
Performa tersebut menjadi modal positif bagi Bagayoko untuk menatap pertandingan berikutnya.
Ia mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam proses adaptasi dengan sepak bola Indonesia, termasuk soal makanan maupun cuaca.
“Tidak, tidak, tidak. Saya suka makanan di sini. Adaptasi bukanlah hal yang sulit bagi saya,” ujar Bagayoko, Rabu (9/9/2026).
Menghadapi Madura pada pekan kedua, Bagayoko memastikan dirinya dan tim telah melakukan persiapan.
Ia melihat sesi latihan sebagai bagian penting untuk memastikan kesiapan tim sebelum pertandingan.
“Ya, kami sudah siap. Kita bisa lihat sekarang di latihan bagaimana kami berlatih. Kami siap untuk Madura, kami akan memberikan segalanya 100 persen untuk memenangkan pertandingan ini,” katanya.
Bermain di hadapan pendukung sendiri juga menjadi motivasi tersendiri bagi Bagayoko.
Tak sekadar ingin membantu tim meraih tiga poin, pemain anyar PSS Sleman itu secara terang-terangan mengungkapkan ambisinya mencatatkan nama di papan skor.
“Saya ingin mencetak gol. Dan saya juga ingin kita menang,” tegasnya.
Ambisi tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi PSS Sleman.
Setelah menunjukkan performa menjanjikan pada laga perdana, Bagayoko kini berharap penampilannya di kandang bisa semakin lengkap dengan gol sekaligus kemenangan untuk Super Elja.
“Insha Allah,” ucapnya penuh optimisme.
Sebelumnya, ia mengakui pertandingan pertama kontra Bali United tidak mudah.
Meski demikian, Bagayoko optimistis penampilan PSS Sleman akan terus meningkat.
“Dengan adanya pertandingan pertama memang sulit. Tapi ini baru awal. Saya pikir kami akan tampil lebih baik daripada pertandingan pertama, dan kami bersiap untuk itu,” ujar Bagayoko.
Laga tersebut sekaligus menjadi pengalaman pertamanya merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.
Pemain yang pernah berkiprah di sejumlah negara itu mengaku terkesan dengan antusiasme sepak bola Tanah Air.
“Luar biasa. Atmosfernya sangat luar biasa. Saya pernah bermain di banyak negara, tapi di sini sangat luar biasa. Saya menyukai atmosfernya, semuanya di sini, orang-orangnya bagus, sangat bagus,” katanya.
Baca juga: Catatan dan Evaluasi PSS Sleman di Laga Perdana, Siap Bangkit di Laga Kedua Lawan Madura United
Kesan positif juga dirasakan Bagayoko terhadap suporter PSS Sleman.
Ia bahkan memberikan pujian tinggi kepada para pendukung tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut setelah merasakan langsung dukungan mereka saat laga tandang di Bali.
“Mereka adalah yang terbaik. Para pendukung Sleman, menurut saya adalah nomor satu. Mereka yang terbaik,” ucapnya.
Bagayoko menilai dukungan suporter PSS Sleman tidak pernah berhenti sepanjang pertandingan.
Menurutnya, energi tersebut menjadi tambahan motivasi bagi pemain di lapangan.
“Mereka punya atmosfer yang bagus, mereka mendukung dari awal pertandingan hingga akhir. Mereka memberi kami dorongan dan semangat. Ini sangat bagus,” lanjutnya.
Kini, Bagayoko menegaskan ambisinya untuk memberikan kemampuan terbaik bagi PSS Sleman.
Ia ingin membayar kepercayaan klub dan suporter dengan kerja keras di setiap pertandingan.
“Target saya untuk PSS saya di sini untuk memberikan segalanya bagi PSS dan para suporter kami,” tegasnya. (*)