TRIBUNSORONG.COM - Rasa takut saat hendak menjalani pemeriksaan ke dokter gigi merupakan hal yang cukup umum dialami anak-anak.
Kondisi tersebut bisa muncul karena anak belum memahami apa yang akan dilakukan selama pemeriksaan.
Dokter Spesialis Gigi Anak di RS PKU Muhammadiyah Surakarta dan Klinik APIC, drg. Ayim Farhatun Suha, MDSc, Sp.KGA, mengatakan rasa takut pada anak ketika berkunjung ke dokter gigi sebenarnya masih tergolong wajar jika berada pada tingkat ringan hingga sedang.
Baca juga: Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Selasa 28 Juli 2026: Cancer dan Libra Bugar, Sagitarius Jaga Gigi
Hal tersebut disampaikan drg. Ayim dalam podcast Tribun Health di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Penyebab Anak Takut ke Dokter Gigi
Menurut drg. Ayim, salah satu alasan anak takut ke dokter gigi adalah karena mereka belum memahami tindakan atau prosedur yang akan dilakukan oleh dokter.
"Rasa takut ringan sampai sedang sebenarnya wajar karena anak mungkin belum memahami apa yang akan dilakukan oleh dokter gigi," ujar drg. Ayim, dikutip Rabu (9/9/2026).
Baca juga: 12 Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Selasa 21 Juli 2026: Cancer Jaga Gigi, Libra Fokus Pencernaan
Ketakutan tersebut dapat muncul ketika anak menghadapi lingkungan baru, melihat peralatan dokter gigi, atau membayangkan pemeriksaan yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
Karena itu, orang tua perlu membantu anak membangun pengalaman yang positif agar kunjungan ke dokter gigi tidak selalu dikaitkan dengan sesuatu yang menakutkan.
Anak Menangis Sebelum Diperiksa Bisa Jadi Tanda Kecemasan Tinggi
Meski rasa takut ringan hingga sedang masih dianggap wajar, orang tua perlu memperhatikan respons anak sebelum pemeriksaan dimulai.
Baca juga: Sineas Sorong Unjuk Gigi, Film Pendek Words Become Fate Tembus Kurasi Hasanuddin Film Festival 2026
Drg. Ayim menjelaskan, apabila anak sudah menunjukkan reaksi berlebihan sebelum pemeriksaan, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa tingkat kecemasannya cukup tinggi.
"Namun, jika sebelum pemeriksaan anak sudah menangis keras atau berteriak, itu bisa menjadi tanda kecemasan yang tinggi," katanya.
Respons seperti menangis keras atau berteriak sebelum pemeriksaan dapat menjadi perhatian bagi orang tua.
Anak mungkin membutuhkan pendekatan yang lebih nyaman agar merasa aman ketika berada di lingkungan dokter gigi.
Cara Mengatasi Anak yang Takut ke Dokter Gigi
Orang tua memiliki peran penting dalam membantu mengurangi rasa takut anak terhadap dokter gigi.
Salah satunya dengan membuat pengalaman yang berkaitan dengan perawatan gigi menjadi lebih menyenangkan.
Menurut drg. Ayim, orang tua dapat memberikan reward kepada anak sebagai bentuk apresiasi.
Baca juga: 12 Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini Minggu 12 Juli 2026: Gemini Sakit Gigi, Aquarius Nyeri Kaki
Selain itu, perhatian anak juga dapat dialihkan menggunakan video ketika diperlukan.
"Orang tua dapat membantu dengan memberikan reward, mengalihkan perhatian dengan video, bermain dokter-dokteran di rumah, atau membiarkan anak memilih sikat gigi yang disukainya," jelasnya.
Memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih sikat gigi yang disukainya juga dapat menjadi salah satu cara membangun ketertarikan terhadap aktivitas menjaga kesehatan gigi.
Untuk itu, pendampingan orang tua menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak sebelum menjalani pemeriksaan gigi.
Baca juga: 12 Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Sabtu 11 April 2026: Taurus Flu, Gemini Sakit Gigi, Virgo Kaki
Orang tua dapat membantu menciptakan suasana yang nyaman dan mengenalkan pemeriksaan gigi secara bertahap.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak diharapkan tidak menganggap kunjungan ke dokter gigi sebagai pengalaman yang selalu menakutkan. (*)