Kabar Baik! Bantuan Beras untuk 33,2 Juta Keluarga Berlanjut hingga Akhir 2026
Petrus Bolly Lamak September 09, 2026 11:38 AM

 

TRIBUNSORONG.COM - Bulog menyatakan bantuan pangan beras dari pemerintah akan berlanjut hingga akhir 2026. 

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan penyaluran Bantuan Pangan Beras akan dialokasikan untuk Oktober, November dan Desember 2026.

Baca juga: Bulog Sorong Siapkan 4.000 Ton Beras, Stok Dipastikan Aman hingga Akhir 2026

Jika merujuk penyaluran periode sebelumnya, bantuan itu menyasar kepada sekitar 33,2 juta keluarga kategori desil 1 sampai dengan desil 4 dengan alokasi sebanyak 10 kilogram beras per keluarga setiap bulan. 

Sementara untuk periode Juli hingga September 2026 kemarin, penyaluran dilakukan secara rapel sehingga penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

"Kesiapan stok beras pemerintah, jaringan pergudangan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, serta pengalaman Bulog dalam menjalankan berbagai penugasan pangan nasional menjadi kekuatan untuk memastikan beras dapat dipersiapkan dengan kualitas yang terjaga dan disalurkan secara efektif kepada masyarakat yang berhak menerima," kata Direktur Utama PT Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Rabu (9/9/2026).

Baca juga: Stok Minyak Goreng di Sorong Aman, BULOG Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Jelang Natal dan Tahun Baru

Dia memastikan beras yang akan disalurkan ke masyarakat penerima manfaat tetap terjaga kualitasnya.

Pemerintah telah menetapkan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras hingga akhir tahun 2026 dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026). 

Baca juga: Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional

Pemerintah menganggap, perpanjangan penyaluran bantuan beras ini sebagai salah satu mitigasi kesulitan masyarakat di tengah dampak musim kemarau ekstrem El Nino.

"Salah satu program yang mendapat arahan Presiden untuk diteruskan adalah Bantuan Pangan Beras. Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember," kata Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.