Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung bergerak melakukan penyemprotan air untuk membersihkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Tujuh Kali dalam Dua Hari Terakhir di Lampung
Penyemprotan dilakukan Damkarmat di sejumlah sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, hingga ruas jalan yang terdampak abu vulkanik.
Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya mengerahkan personel secara langsung ke sejumlah sekolah untuk membantu membersihkan abu yang menempel di lingkungan sekolah.
"Kami mengerahkan satu mobil dan tiga sampai empat personel untuk satu sekolah. Mereka membantu membersihkan debu atau abu vulkanik yang berada di lingkungan sekolah," kata Anthoni, Rabu (9/9/2026).
Sekolah yang dilakukan pembersihan debu abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, di antaranya:
Selain lokasi tersebut, Damkarmat sebelumnya juga melakukan penyemprotan di sejumlah sekolah dan fasilitas umum lainnya. Anthoni menuturkan penyemprotan menggunakan armada tangki dengan jumlah kebutuhan air yang disesuaikan dengan luas lokasi dan tingkat abu vulkanik yang harus dibersihkan.
"Kami fokus membantu membersihkan fasilitas pendidikan dan fasilitas umum yang terdampak abu vulkanik. Penyemprotan ini dilakukan agar lingkungan kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lebih nyaman," ujarnya.
Ia menambahkan, personel Damkarmat tetap melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik yang membutuhkan penyemprotan lanjutan.
Langkah tersebut dilakukan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Lampung.
Damkarmat mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan setelah terjadinya hujan abu, terutama dengan membersihkan permukaan bangunan, halaman, serta fasilitas yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)