TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat di sejumlah titik pada 9,11,15 dan,17 September 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin, Masita Liana mengatakan Gerakan Pangan Murah ini digelar bekerja sama dengan Perum Bulog Wilayah Sumsel Babel untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah.
"Dari hasil pengecekan dan sidak yang dilakukan Ibu Wabup Netta di sejumlah pasar yang ada di Banyuasin, memang stok beras kemasan 5 kg mengalami kelangkaan. Sehingga, Pemkab Banyuasin berinisiatif untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat," katanya, Rabu (9/9/2026).
Dalam Gerakan Pangan Murah yang bekerja sama dengan Perum Bulog Wilayah Sumsel Babel, masyarakat dapat membeli beras kemasan 5 kg merek SPHP sebanyak dua karung atau 10 kg.
Begitu pula dengan MinyaKita, warga yang datang bisa membeli MinyaKita kemasan 1 liter sebanyak dua kantong atau 2 liter.
Harga yang ditawarkan terjangkau bagi masyarakat, yakni untuk beras SPHP kemasan 5 kg dijual dengan harga Rp58 ribu, sedangkan untuk MinyaKita dijual Rp15.500 per 1 liternya.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini akan dilaksanakan di beberapa titik yang memang mudah dijangkau masyarakat.
Hari ini, Rabu (9/9/2026), dilaksanakan di Pasar Kecamatan Betung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Stok beras yang disiapkan sebanyak tujuh ton beras SPHP kemasan 5 kg.
Sedangkan MinyaKita disiapkan sebanyak 500 sampai 1.000 kantong.
Tak hanya di Pasar Betung, pada Jumat (11/9/2026) juga akan dilaksanakan di Kantor Camat Talang Kelapa.
Di sini disiapkan beras SPHP kemasan 5 kg sebanyak dua ton dan MinyaKita sebanyak 360 bungkus.
Gerakan Pangan Murah ini juga akan dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026) di Pasar Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, dengan menyiapkan beras SPHP kemasan 5 kg sebanyak dua ton dan MinyaKita sebanyak 360 bungkus.
Terakhir, Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan Kamis (17/9/2026) yang lokasinya berada di Pasar Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III.
Di sini akan disiapkan sebanyak tujuh ton beras SPHP kemasan 5 kg dan 500 sampai 1.000 bungkus MinyaKita.
"Ini upaya dari Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin agar masyarakat bisa memperoleh beras kemasan 5 kg dengan mudah. Karena saat ini memang terjadi kelangkaan beras kemasan 5 kg di pasaran. Gerakan Pangan Murah ini tidak menggunakan APBD, kami hanya jadi jembatan bagi masyarakat kepada Bulog agar bisa mendapatkan beras kemasan 5 kg yang saat ini langka," pungkasnya.
Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com