SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Kebakaran sempat terpantau di kawasan sekitar puncak Gunung Raung, Selasa (8/9/2026).
Meski telah padam, dampak dari kebakaran yang sempat terjadi membuat jalur pendakian ditutup.
Gunung Raung merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian sekitar 3.344 meter di atas permukaan laut.
Secara administratif, gunung ini berada di tiga wilayah kabupaten, yakni Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.
Administratur/KKPH Banyuwangi Barat, Enny Handhayany mengatakan, kebakaran luas area yang terbakar sekitar setengah hektare (ha).
Api yang sempat membakar beberapa titik bisa dipadamkan oleh sekitar 50 orang dari pengelola dan Perhutani.
"Api enggak besar," kata Enny kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (9/9/2026).
Baca juga: Titik Kepulan Asap Terpantau di Area Puncak Gunung Raung, Waspadai Kebakaran Hutan
Meski demikian, Enny menambahkan, jalur pendakian Gunung Raung tetap ditutup.
Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi dari risiko kebakaran di kawasan hutan di gunung.
Alasan lain, kebakaran itu terjadi di titik yang tak jauh darj jalur pendakian.
Pihak pengelola, menurut Enny, telah mengeluarkan surat edaran tentang pengumuman penutupan jalur pendakian itu.
Menurut Enny, keputusan penutupan jalur pendakian sesuai dengan perjanjian kerja sama antara pengelola dan pihak terkait.
Dalam perjanjian tersebut, disepakati bahwa pendakian bisa ditutup apabila terjadi sesuatu di luar kendali.
"Kami mengapresiasi penutupan yang disampaikan oleh pihak pengelola," ujar dia.
Kebakaran yang terjadi kali bukanlah yang perttama.
Pada Rabu (19/8/2026), kepulan asap sempat terlihat di daerah dekat puncak gunung.
Namun, kebakaran itu padam dengan sendirinya pada Minggu (23/8/2026).
Saat itu, penyebab munculnya api tidak diketahuinsebab lokasinya sangat jauh di puncak.
Tapi, pihak terkait menyebut, berdasarkan pengalaman dari sebelum-sebelumnya, kebakaran bisa disebabkan karena faktor manusia.
Baca juga: Meriahnya Upacara dan Pengibaran Bendera Merah Putih Sepanjang 81 Meter di Gunung Raung Bondowoso