BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menyiapkan pusat pembelajaran Bahasa Inggris yang tidak hanya melayani kursus masyarakat, tetapi juga ditargetkan menjadi pusat pengimbasan metode dan kualitas pengajaran ke sekolah-sekolah dasar.
Fungsi tersebut akan dijalankan melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Murakata Student Learning and Support Centre (SLSC) yang diproyeksikan menjadi Center of Excellence (CoE) pembelajaran Bahasa Inggris di HST.
LKP Murakata SLSC disiapkan menempati bangunan eks SD Negeri Bukat Barabai di Jalan Murakata, Kelurahan Bukat, Kecamatan Barabai.
Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar mengatakan, keberadaan LKP tersebut menjadi bagian dari persiapan daerah menghadapi penguatan kembali pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar.
“Bahasa Inggris akan kembali menjadi mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028, dengan penerapan dimulai dari kelas 3. Hal ini sesuai Permendikdasmen No 13 tahun 2025,” kata Anhar, Rabu (09/09/2026).
Menurutnya, LKP Murakata SLSC nantinya tidak berhenti pada penyelenggaraan kursus, tapi lembaga ini diarahkan menjadi tempat pengembangan kompetensi sekaligus pusat rujukan bagi sekolah dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
"Konsep Center of Excellence memungkinkan program dan metode pembelajaran yang dikembangkan di LKP tersebut kemudian diimbaskan ke sekolah-sekolah dasar di HST," jelasnya.
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Bedakan 4 Pintu Rawasari Banjarmasin, Api Berasal dari Rumah Paling Pojok
Ia mengakui untuk merealisasikan konsep itu, Dinas Pendidikan HST menggandeng Briton English Education dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta beberapa waktu lalu.
"Kerja sama tersebut mencakup penyusunan roadmap, Rencana Strategis (Renstra), kurikulum, pembiayaan hingga mekanisme pendaftaran Authorized Cambridge Exam sebagai bagian dari proses pengajuan LKP Murakata SLSC ke Cambridge University Press & Assessment," pungkasnya.
Sementara itu, Kata Anhar, dari HST sendiri Pemkab juga menyiapkan skema pengelolaan LKP Murakata SLSC sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Sekaligus membahas perencanaan LKP Murakata SLSC sebagai BLUD yang akan dikejar pada tahun 2026 ini,” ujar Anhar.
Ia mengatakan dari sisi pembangunan, LKP Murakata SLSC masih dalam tahap penyelesaian interior.
“Kita akan mulai memperkenalkan ke Masyarakat paling lambat pada bulan November 2026 karena saat ini masih dalam proses penyelesaian interior bangunan LKP Murakata SLSC,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa selain menjadi pusat kursus, LKP Murakata SLSC juga diharapkan memperkuat kelembagaan, pelaksanaan program dan sistem penjaminan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di HST.
"Dengan pola tersebut, kita tidak hanya menyiapkan tempat belajar Bahasa Inggris bagi masyarakat, tetapi juga membangun satu pusat yang dapat mendukung sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)