SajianSedap.com -Sejumlah makanan dan sajian pendamping khas Jawa tersebut ternyata masuk dalam daftar Top 10 Javanese Side Dishes yang dirangkum TasteAtlas. Daftar ini diperbarui pada Sabtu (15/8/2026).
TasteAtlas merupakan platform panduan kuliner yang membuat berbagai pemeringkatan makanan dari sejumlah wilayah di dunia.
Penilaiannya berasal dari pengguna dan menggunakan mekanisme tertentu untuk mengidentifikasi ulasan yang dianggap valid serta mengabaikan penilaian dari bot maupun penilaian yang terlalu lokal atau bernuansa nasionalistis.
Dari daftar tersebut, terdapat 10 makanan dan sajian pendamping khas Jawa yang berada di posisi teratas. Apa saja?
Sajian yang identik dengan Banyumas dan Purwokerto, Jawa Tengah, ini dibuat menggunakan tempe yang diiris tipis.
Tempe kemudian dicelupkan ke dalam adonan tepung berbumbu sebelum digoreng sebentar.
Berbeda dengan tempe goreng biasa yang cenderung kering dan renyah, mendoan justru memiliki tekstur lembut karena proses penggorengannya tidak terlalu lama.
Tempe mendoan biasanya disantap bersama sambal atau kecap manis.
Selain cocok sebagai lauk pendamping nasi, makanan ini juga sering dinikmati sebagai camilan.

Di posisi kedua ada nasi kuning dengan rating 4,1.
Sesuai namanya, nasi ini memiliki warna kuning yang berasal dari kunyit. Proses memasaknya juga menggunakan santan dan berbagai rempah seperti serai serta daun jeruk sehingga menghasilkan aroma yang harum.
Nasi kuning biasanya disajikan dengan berbagai lauk seperti ayam goreng, telur, perkedel kentang, ikan teri, udang, tempe, sambal, hingga serundeng.
Karena lauknya cukup beragam, nasi kuning kerap menjadi pilihan untuk sarapan, tumpeng, maupun berbagai acara tradisional.
Meskipun sederhana, sambal menjadi salah satu pelengkap yang sulit dipisahkan dari berbagai hidangan Indonesia, termasuk makanan khas Jawa.
Bahan utamanya umumnya berupa cabai dan garam. Namun, setiap jenis sambal dapat memiliki komposisi berbeda.
Bawang, gula, terasi, jeruk nipis, jahe, maupun cuka bisa ditambahkan untuk menghasilkan karakter rasa tertentu.
Sambal dapat disajikan bersama nasi, sayuran, ikan, makanan laut, ayam, tempe, dan berbagai lauk lainnya.
Kerupuk ini dibuat dari campuran udang yang dihaluskan, tepung tapioka, bawang putih, serta berbagai bumbu. Adonan kemudian diproses dan dikeringkan sebelum digoreng.
Ketika masuk ke dalam minyak panas, kerupuk akan mengembang dan menghasilkan tekstur yang renyah.
Kerupuk udang bisa menjadi teman makan berbagai hidangan. Kerupuk ini antara lain sering disajikan bersama nasi goreng, soto, sayur asem, atau dimakan begitu saja sebagai camilan.
Nasi timbel memiliki ciri khas berupa nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang.
Cara penyajian tersebut membuat nasi mendapatkan aroma khas dari daun pisang.
Nasi timbel biasanya disajikan lengkap dengan berbagai lauk, seperti ayam goreng atau ayam bakar, tahu, tempe, ikan asin, sambal terasi, dan lalapan.
Dalam beberapa penyajian, nasi timbel juga dilengkapi sayur asem sehingga satu porsi terasa semakin lengkap.
Sayuran sederhana ini dimasak dengan cara ditumis bersama bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi.
Beberapa versi tumis kangkung juga menggunakan kecap manis untuk memberikan rasa manis sekaligus warna yang lebih pekat.
Tumis kangkung biasanya disantap sebagai lauk pendamping nasi. Sajian ini cocok dipadukan dengan berbagai lauk lain, seperti ikan bakar, ayam, maupun tempe.
Meski bahan utamanya sederhana, tumis kangkung tetap menjadi salah satu menu rumahan yang banyak disukai.

Di urutan ketujuh terdapat urap dengan rating 3,3.
Urap merupakan sajian khas Jawa yang terdiri atas aneka sayuran rebus atau kukus yang dicampur dengan kelapa parut berbumbu.
Jenis sayuran yang digunakan bisa berbeda-beda, diantaranya adalah kacang panjang, tauge, bayam, kol, daun singkong, dan wortel.
Perpaduan sayuran dengan kelapa berbumbu membuat urap memiliki rasa gurih dan aroma yang khas.
Selain menjadi pendamping nasi, urap juga kerap hadir dalam berbagai hidangan tradisional dan acara masyarakat Jawa.
Berbeda dengan beberapa makanan lain dalam daftar ini, lalapan pada dasarnya berupa aneka sayuran yang disajikan sebagai pendamping lauk dan sambal.
Jenis sayurannya cukup beragam, seperti mentimun, kacang panjang, kemangi, kol, selada, terong, tomat, hingga daun singkong dapat digunakan sebagai lalapan.
Lalapan biasanya disajikan bersama ayam goreng, ikan, tempe, tahu, atau lauk lainnya.
Kehadiran sambal membuat sajian sederhana ini terasa semakin lengkap.
Sajian ini menggunakan tahu yang dihaluskan kemudian dicampur dengan bumbu dan bahan pelengkap. Adonan tahu selanjutnya dibungkus menggunakan daun pisang.
Pepes tahu kemudian dikukus hingga matang.
Cara memasak tersebut membuat tahu memiliki tekstur lembut sekaligus aroma khas daun pisang.
Pepes tahu bisa disantap sebagai lauk bersama nasi putih dan berbagai sayuran.
Lontong dibuat dari beras yang dibungkus menggunakan daun pisang, kemudian direbus hingga beras berubah menjadi padat dan memiliki tekstur yang kenyal.
Biasanya lontong dipadukan dengan berbagai hidangan, mulai dari gado-gado, soto, opor ayam, sate, hingga lontong sayur.
Berbeda dengan sembilan sajian sebelumnya, rating lontong tidak tercantum pada halaman pemeringkatan yang menjadi sumber daftar tersebut.
Dari tempe mendoan yang lembut hingga sambal yang pedas, mana sajian khas Jawa yang paling sering kamu santap?