Cerita Wasekjen PWI Pusat, Sempat Gagal Terbang dari Jakarta ke Luwuk Banggai
Regina Goldie September 09, 2026 05:24 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PWI Pusat, Suprapto Sastro Atmojo turut merasakan terganggunya penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Suprapto diagendakan menjadi penguji dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (7/9/2026). 

Suprapto mengatakan, Minggu (6/9/2026) telah ke Bandara Soekarno Hatta. 

"Sampai sana kan wah ramai, crowdedlah," tuturnya kepada TribunPalu.com, Rabu (9/9/2026). 

Ia bersama Wina, staf Sekretariat PWI Pusat dijadwalkan terbang pukul 09.00 WIB.

Di Bandara Soekarno Hatta, ia melihat calon penumpang antre untuk refund tiket maupun menanti kepastian keberangkatan.

"Katanya nanti setengah sepuluh bisa terbang," ujarnya.

Baca juga: Kesbangpol Morowali Ajak Warga Kelola Perbedaan Etnis, Suku dan Agama

Namun, sampai pukul 14.00 Wita tak juga ada kejelasan waktu terbang. Ia memutuskan pulang.

"Lalu diinformasikan besok baru terbang. Tiket kan sudah refund," katanya.

Kemudian Senin (7/9/2026) dijadwalkan berangkat pukul 05.00 WIB. 

Kurang dari pukul 03.00 Wita, alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini bertolak dari rumahnya di Jakarta Barat menuju Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten.

Suprapto membayangkan situasi bandara penuh antrean calon penumpang. Sebab, check in hanya bisa manual.

"Eee sampai bandara kok sepi," tuturnya.

Di layar monitor bukan tertulis check in, tapi refund tiket.

Akhirnya, Wina menanyakan kepada petugas. Disebutkan pagi itu tak ada penerbangan. 

"Siang belum ada kepastian," katanya.

Baca juga: Morowali Disebut Miniatur Indonesia, Kaban Kesbangpol: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan

Petugas memberikan opsi untuk berangkat Selasa (8/9/2026). 

"Saya kan nggak enak di sini (Banggai) ditunggu," ujarnya.

Setelah berdiskusi dengan pihak yang mengurus penerbangan, disepakati berangkat dari Surabaya, Jawa Timur. 

Dari Jakarta, Suprapto berangkat ke Surabaya dari Stasiun Gambir menggunakan kereta api Senin (7/9/2026) pukul 19.30 WIB.

"Tiket kereta penuh-penuh juga," katanya.

Baca juga: Kanwil BPN Sulteng Ikuti Rapat Pendampingan PEKPPP untuk Perkuat Pelayanan Ramah Kelompok Rentan

Pesawat yang ditumpangi Suprapto dan Wina dari Bandara Juanda ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Selasa (8/9/2026) pukul 06.30 WIB. 

Di Bandara Juanda, kata dia, ternyata cukup banyak penumpang limpahan dari Soekarno Hatta.

"Malah ada yang dari Surabaya terbang ke Bali," ungkapnya. 

Sampai di Bandara Sultan Hasanuddin, Suprapto dan Wina langsung pindah pesawat untuk melanjutkan perjalanan ke Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk.

Suprapto mengakui tak lagu sempat singgah walau hanya satu jam di ruang tunggu Bandara Sultan Hasanuddin. 

"Saya tiba di Luwuk mungkin hampir jam 12," jelasnya. 

Lalu ia menguji wartawan untuk uji kompetensi utama di Hotel SwissBelinn Luwuk, Jl Kantor DPRD Baru, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.