Bidik Pasar Jawa Tengah, Mazda Optimistis New Mazda CX-30 Kuasai Segmen SUV Premium
raka f pujangga September 09, 2026 06:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar kendaraan premium di Jawa Tengah mulai dibidik lebih luas hingga ke daerah-daerah di luar kota besar.

Salah satu strateginya dengan menghadirkan sport utility vehicle (SUV) yang kini memiliki harga lebih kompetitif setelah diproduksi melalui perakitan lokal di Indonesia.

Langkah itu dilakukan untuk memperluas pasar New Mazda CX-30, yang selama ini dinilai masih belum terlalu dikenal konsumen di sejumlah daerah Jawa Tengah.

Baca juga: 40 Unit Mazda CX-60 Sport CBU Jepang Mulai Mengaspal, Siap Guncang Pasar SUV Premium

Branch Manager Mazda Semarang, Ronald Victorian mengatakan, perakitan lokal membuat harga New Mazda CX-30 menjadi lebih kompetitif dibandingkan model sebelumnya yang didatangkan secara utuh dari luar negeri.

Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi kendaraan tersebut untuk menjangkau konsumen di Jawa Tengah.

"Jadi untuk Jawa Tengah kami jujur optimis untuk New Mazda CX-30 ini karena yang pertama dengan harga yang lebih kompetitif namun DNA ataupun fitur yang ditawarkan itu tetap sama dengan produk yang build up. Jadi kalau ditanya bagaimana di Jawa Tengah kami jujur optimis dengan produk New Mazda CX-30 ini," kata Ronald, Rabu (9/9/2026).

Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri menjadi salah satu kawasan yang memberikan kontribusi terhadap penjualan nasional hingga Agustus 2026.

Di kawasan tersebut, Mazda 3 Hatchback menjadi model dengan kontribusi penjualan terbesar.

Posisi berikutnya ditempati Mazda CX-3 dan Mazda CX-5.

Sementara itu, CX-30 dinilai masih memiliki peluang untuk memperbesar kontribusi penjualan, terutama dengan menyasar konsumen di daerah yang selama ini belum banyak mengenal model tersebut.

Ronald mengatakan, perluasan pasar ke daerah menjadi salah satu fokus setelah CX-30 hadir dengan harga yang lebih kompetitif.

"Kalau target tentunya pasti ada ya. Jadi dengan harga yang lebih kompetitif ini tentunya volume yang selama ini dicapai kami ingin lebih banyak lagi dan kita akan memperkenalkan New Mazda CX-30 ini lebih ke daerah-daerah supaya lebih memperkenalkan juga produk ini," ujarnya.

Menurutnya, pengenalan tersebut diperlukan lantaran CX-30 selama ini belum sepopuler sejumlah model lain.

"Karena selama ini New Mazda CX-30 ini memang kurang dikenal di daerah. Jadi kami ingin memperkenalkan lebih bahwa kita sekarang punya New Mazda CX-30 dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap mempertahankan DNA dan desain ataupun kualitas Mazda yang seperti sebelumnya," katanya.

New Mazda CX-30 memiliki posisi khusus karena menjadi model pertama Mazda yang dirakit secara lokal di Indonesia.

Meski dirakit di dalam negeri, proses produksinya tetap mengacu pada standar global perusahaan.

Untuk wilayah Jawa Tengah, kendaraan tersebut dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Rp518,8 juta.

Model ini menjadi salah satu kendaraan yang dibawa dalam BCA Expo Semarang 2026 di 23 Semarang Shopping Center, yang berlangsung pada 8-13 September 2026.

Selain CX-30, Mazda turut menghadirkan generasi terbaru CX-5 dalam pameran tersebut.

Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Ricky Thio mengatakan, karakter konsumen di Jawa Tengah dan DIY cukup beragam.

Hal tersebut terlihat dari komposisi penjualan berbagai model kendaraan di kawasan tersebut.

“Kawasan Jawa Tengah dan DIY memiliki karakter konsumen yang beragam. Hal tersebut tercermin dari penerimaan terhadap berbagai model Mazda dengan karakter yang berbeda-beda, sehingga kami melihat pentingnya menghadirkan pilihan yang dapat menjawab kebutuhan serta preferensi pelanggan yang semakin beragam,” ujar Ricky.

The All-New Mazda CX-5 merupakan generasi terbaru SUV tersebut yang telah dipasarkan secara global selama lebih dari satu dekade.

Pada generasi terbarunya, sejumlah perubahan dilakukan pada bagian kabin, desain, hingga fitur kendaraan.

Filosofi Jinba-Ittai juga tetap dipertahankan sebagai pendekatan perusahaan dalam membangun hubungan antara pengemudi dengan kendaraan.

Untuk Jawa Tengah, All-New Mazda CX-5 Sport Edition dibanderol Rp619,8 juta.

Sementara Kuro Edition dipasarkan dengan harga Rp719,8 juta.

Selain SUV, Mazda juga mulai memperkenalkan All-New Mazda 6e Fastback sebagai bagian dari pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Berbeda dengan CX-5 dan CX-30, kendaraan listrik tersebut tidak ditampilkan secara fisik dalam BCA Expo Semarang 2026.

Mazda 6e Fastback menjadi salah satu model yang menandai pengembangan portofolio kendaraan elektrifikasi Mazda.

Mobil tersebut mengusung desain fastback dan meraih penghargaan 2026 World Car Design of the Year.

Untuk pasar Jawa Tengah, Mazda 6e Fastback memiliki harga OTR Rp909,9 juta.

Head of Marketing & Communications PT Eurokars Motor Indonesia, Viya Arsawireja mengatakan, pameran menjadi kesempatan untuk mengenalkan perkembangan produk kepada calon konsumen.

Termasuk memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba langsung CX-30.

“Memilih kendaraan merupakan keputusan yang bersifat personal. Karena itu, bagi kami, informasi mengenai spesifikasi saja tidak selalu cukup. Kami ingin memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk melihat langsung, duduk di dalam kendaraan, mengeksplorasi detailnya, dan untuk model yang tersedia merasakan sendiri bagaimana kendaraan tersebut dikendarai,” ujar Viya.

Baca juga: Mazda Pamerkan Line-up SUV Premium di GIIAS Semarang 2025

Dalam BCA Expo Semarang 2026, CX-5 dan CX-30 ditampilkan di area Mazda.

Khusus CX-30, pengunjung juga dapat mengikuti sesi test drive selama pameran berlangsung.

Dengan harga yang lebih kompetitif dan strategi pengenalan ke berbagai daerah, kendaraan rakitan lokal tersebut diharapkan mampu memperluas penetrasi pasar di Jawa Tengah. (Rad)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.