Umat Kristiani di Jambi Gelar Doa Bersama Minta Hujan Turun
Heri Prihartono September 09, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Umat Kristiani melaksanakan doa bersama untuk meminta hujan yang dipusatkan di Lapangan Gubernur Jambi, Rabu (9/9/2026) sore.

Sebelumnya, mereka membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Jambi.

Umat Kristiani berkumpul di halaman Kantor Gubernur Jambi dalam kegiatan yang dipimpin Pendeta Josua Nababan serta dihadiri unsur pemerintah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan kepedulian sosial dalam menghadapi dampak kemarau panjang yang memicu kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi.

Asisten I Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar, yang mewakili Gubernur Jambi Al Haris, menyampaikan bahwa musim kemarau telah berdampak pada berkurangnya sumber air dan mengeringnya lahan. Kondisi tersebut memperbesar risiko munculnya titik api dan kabut asap.

Kabut asap dinilai tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan, aktivitas harian, dan roda perekonomian masyarakat.

"Doa menjadi bagian penting dari ikhtiar kami. Hari ini kami datang dengan kerendahan hati memohon kepada Tuhan agar kemarau panjang segera berakhir dan hujan diturunkan membawa keberkahan," kata Arief saat membacakan sambutan Gubernur Jambi Al Haris.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa doa harus berjalan selaras dengan langkah nyata di lapangan.

Pemerintah Provinsi Jambi bersama unsur terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanganan karhutla.

Ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan karhutla membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang kelompok maupun agama.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, masyarakat diimbau untuk menghindari segala bentuk pembakaran yang dapat memicu titik api dan penyebaran karhutla.

Masyarakat juga diimbau menghemat penggunaan air bersih serta menjaga kelestarian sumber-sumber air yang ada.

"Segera memberikan informasi kepada pihak berwenang jika menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran," katanya.

Melalui momentum tersebut, Gubernur berharap persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong antarwarga semakin diperkuat.

Sementara itu, Pendeta Josua Nababan mengatakan aksi doa bersama tersebut dilakukan sebagai bentuk kesadaran umat akan kuasa Tuhan dalam memberikan keberkahan dan sumber kehidupan, termasuk dalam mendatangkan hujan.

"Kami melakukan doa ini karena memang sumber kuasa adalah dari Tuhan, dan sumber datangnya hujan itu berasal dari surga, dari Tuhan. Maka dari itu kami memohon belas kasihan Tuhan agar menurunkan hujan di Provinsi Jambi ini," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hujan dapat segera turun untuk membantu masyarakat Jambi.

(Sopianto/Tribunjambi)

Baca juga: Tingkatkan Keimanan, Polda Jambi Gelar Pembinaan Rohani bagi Personel Muslim dan Kristiani

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.