TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mengirim sejumlah bantuan untuk masyarakat dan tim yang menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Bantuan tersebut mulai dari bahan makanan hingga peralatan pendukung penanganan di lapangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Ir. Adolf H. Tamengkel, M.A.P., mengatakan bantuan dikirim atas instruksi Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK)
Baca juga: Karhutla di Gunung Awu Sangihe, Pemprov Sulut Siapkan Bantuan Natura dan Jet Shooter
"Kami juga sudah diperintahkan Pak Gubernur Provinsi Sulut untuk turun langsung membawa bantuan natura di sana," kata Tamengkel, Rabu (9/9/2026)
Adapun bantuan yang disiapkan Pemprov Sulut yakni 60 karung beras ukuran 5 kilogram, 50 dos mi instan, 20 buah tikar, minyak kelapa dan ikan kaleng.
Selain bantuan kebutuhan sehari-hari, Pemprov Sulut juga menyiapkan jet shooter untuk membantu proses pemadaman api di kawasan Gunung Awu.
Peralatan tersebut sementara dipersiapkan untuk dibawa menuju Sangihe menggunakan kapal KM Barcelona.
Tamengkel mengatakan bantuan makanan juga penting karena proses penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan banyak pihak di lapangan.
"Karena yang sementara penanganan di sana butuh juga bantuan makan, serta bantuan jet shooter yang sementara dipersiapkan untuk dibawa dengan kapal KM Barcelona," ujarnya.
Pemprov Sulut sejak awal kejadian juga terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Koordinasi dilakukan bersama jajaran Polda Sulut, Polres Sangihe, Kodim serta masyarakat untuk mempercepat penanganan kebakaran.
Tamengkel mengakui penanganan Karhutla di Gunung Awu tidak mudah. Kondisi wilayah kepulauan serta medan yang curam menjadi kendala dalam mobilisasi personel maupun peralatan pemadam.
"Sejak awal kami berkoordinasi, namun terus terang karena kendala lautan juga, terus medan di sana juga curam. Kalau mau kirim Damkar saja sulit," ungkapnya.
Karena itu, Pemprov Sulut terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk mendukung upaya pemadaman.
Tamengkel juga berharap masyarakat ikut membantu proses penanganan Karhutla tersebut.
"Berharap agar masyarakat bersama-sama dengan kita. Pak Bupati Sangihe juga sudah berusaha membuat hilar api dan mudah-mudahan cepat tertangani," katanya.
Ia menambahkan, Karhutla memang terjadi di sejumlah wilayah Sulut. Namun, penanganan terus dilakukan secara bersama-sama agar kebakaran tidak semakin meluas.
"Memang Karhutla melanda hampir semua wilayah di Provinsi Sulawesi Utara. Namun kemarin penanganan terus berjalan dengan baik, termasuk kebakaran di Kabupaten Minahasa Tenggara belum lama ini," pungkasnya. (Ren)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini