Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Setelah cukup lama vakum, Pekan Olahraga (POR) Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diusulkan kembali digelar tahun depan.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang berencana mengusulkan anggaran pelaksanaan POR SD pada tahun depan.
Ajang olahraga pelajar tersebut dinilai penting sebagai salah satu pintu masuk untuk menjaring bibit atlet potensial sejak usia dini sekaligus memperkuat regenerasi atlet di Kabupaten Sampang.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Sampang, Isma Ulfa, mengatakan POR SD terakhir kali digelar sebelum pandemi COVID-19.
Sejak pandemi hingga tahun ini, kegiatan tersebut belum kembali dilaksanakan.
"Atlet potensial yang muncul dari ajang tersebut selanjutnya dapat diarahkan untuk mengikuti pembinaan lebih lanjut melalui KONI maupun masing-masing cabang olahraga," ujarnya.
Baca juga: Anggaran Pembinaan Atlet Sampang Cuma Rp80 Jutaan, Disporabudpar: Sebagian Besar di KONI
Menurutnya, POR SD bukan sekadar ajang kompetisi antarsekolah. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana awal untuk memetakan potensi olahraga pelajar yang nantinya bisa dikembangkan menjadi atlet berprestasi.
Namun, upaya pembinaan atlet di Sampang masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Isma menjelaskan, pembinaan olahraga prestasi secara langsung saat ini lebih banyak dilakukan oleh KONI melalui cabang olahraga masing-masing.
'Disporabudpar berperan dalam mendukung olahraga pelajar, menyediakan fasilitas, serta merawat sejumlah sarana olahraga daerah," pungkasnya.