AHY Titip Salam Hormat Untuk Megawati Kepada Puan Maharani di HUT Demokrat
Adi Suhendi September 10, 2026 12:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara khusus menitipkan salam hormat untuk Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. 

Hal tersebut disampaikan AHY dalam pidatonya pada acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Momen ini terjadi ketika AHY tengah menyapa satu per satu tokoh nasional, tamu undangan, hingga pimpinan partai politik yang hadir dalam acara tersebut. 

Saat giliran menyapa Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani, AHY menitipkan pesan khusus untuk Presiden ke-5 RI.

"Yang mewakili Ketua Umum PDIP Ibu Puan Maharani, terima kasih. Mohon sampaikan salam hormat kami untuk Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden RI yang ke-5," kata AHY dari atas mimbar.

Pernyataan AHY tersebut langsung disambut dengan tepuk tangan riuh dari ribuan kader Partai Demokrat yang memadati Indonesia Arena.

Baca juga: Prabowo Respons Pidato AHY: Terima Kasih atas Kritik dan Koreksi

AHY kemudian menyinggung kehadiran sejumlah pimpinan partai politik dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Menurut dia, masing-masing partai memiliki warna politik yang berbeda.

Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bersama demi kepentingan bangsa dan negara.

"Malam ini begitu banyak sahabat pimpinan partai-partai politik yang juga telah hadir di tengah-tengah kita. Tentu kita punya warna masing-masing. Ada warna merah, ada warna hijau, ada warna kuning, ada juga warna biru, oranye, putih, birunya pun ada yang muda ada yang tua," ujarnya. 

Baca juga: Sambut Pidato Politik AHY, BMI Demokrat: Investasi Seyogianya Bikin Rakyat Naik Kelas

AHY menyebut Presiden Prabowo Subianto memiliki kemampuan untuk mempertemukan berbagai warna politik tersebut.

Persaingan Politik 

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini menilai keberagaman warna politik merupakan bagian dari keindahan Indonesia.

Ia menegaskan, meski partai politik boleh berbeda dan berkompetisi, kepentingan bangsa dan negara harus menjadi prioritas bersama.

"Tetapi justru itulah indahnya Indonesia. Kita boleh berbeda warna, kita boleh berkompetisi, tetapi ketika menyangkut kepentingan bangsa dan negara yang harus kita lihat hanya ada satu warna, yaitu merah putih," tutur AHY.

AHY juga mengingatkan agar persaingan politik tidak menghilangkan hubungan persahabatan antarpihak.

"Politik boleh kompetitif, tetapi jangan kehilangan persahabatan. Demokrasi boleh dinamis, tetapi jangan kehilangan rasa saling menghormati," ucapnya. 

Adapun acara peringatan seperempat abad Partai Demokrat ini berlangsung meriah dan dihadiri langsung pucuk pimpinan negara, yakni Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Bertindak sebagai tuan rumah, hadir pula Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sejumlah pejabat tinggi negara dan menteri kabinet turut hadir, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Luar Negeri sekaligus Sekjen Gerindra Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selain itu, deretan tokoh politik dan pimpinan partai juga tampak hadir. Beberapa di antaranya adalah Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, Ketua Umum PPP Mardiono, Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Lalu, Sekjen PKS Muhammad Kholid, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, serta sejumlah perwakilan partai pendukung pemerintahan lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.