Naik Kelas dan Pulih dari Cedera: Cerita Perjuangan Rizky Juniansyah di Asian Games 2026
Ni'amu Shoim Assari Alfani September 10, 2026 12:42 AM

Ada yang berbeda dari sosok Rizky Juniansyah ketika hadir dalam acara pengukuhan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Lifter andalan Indonesia itu masih menjadi salah satu tumpuan Merah Putih. Namun kali ini, Rizky datang dengan tantangan yang berbeda.

Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tersebut tidak akan tampil di kelas andalannya, 73 kilogram, melainkan naik ke kelas 85 kilogram.

Perubahan kelas itu bukan semata-mata pilihan Rizky. Cedera bahu yang sempat dialaminya membuat persiapannya harus mengalami penyesuaian.

Di sisi lain, kuota satu lifter untuk satu kelas membuat Rizky harus merelakan kelas 75 kilogram kepada seniornya, Rahmat Erwin Abdullah.

Meski demikian, Rizky tidak melihat perubahan tersebut sebagai alasan untuk menurunkan target.

"Alhamdulillah cukup baik karena persiapan ini untuk Asian Games. Saya baru pemulihan lagi, angkatan saya sudah balik lagi. Karena kemarin, bulan lalu, saya mengalami cedera bahu. Tapi insyaallah saya akan bertanding maksimal di Asian Games ini," ujar Rizky di Wisma serbaguna GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Naik Berat Badan, Bukan Sekadar Menambah Angka

Perubahan kelas juga membuat Rizky harus beradaptasi dengan kondisi fisiknya.

Jika sebelumnya bertanding di kelas 73 kilogram, kini berat badan Rizky sudah berada di kisaran 78 kilogram.

Ia bahkan masih berencana menaikkannya hingga mendekati 80 kilogram.

Namun, bagi Rizky, menaikkan berat badan bukan perkara sederhana.

Bobot tubuh harus bertambah dengan komposisi yang tepat agar justru mendukung performanya ketika mengangkat beban.

"Yang pasti lebih berat lagi lawan-lawannya. Saya harus menjaga pola makan, meningkatkan berat badan harus seperti apa, nutrisi dan lain-lain," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.