Wayne Rooney mengirimkan peringatan yang mengkhawatirkan kepada mantan rekan setimnya, Michael Carrick, dengan menyiratkan bahwa manajer Manchester United itu sudah berada dalam posisi yang sangat rawan setelah awal musim yang mengecewakan. Legenda Setan Merah tersebut menilai jajaran petinggi klub tidak akan menoleransi hasil yang biasa-biasa saja, meski tim gagal mendapatkan tambahan pemain bertahan pada bursa transfer musim panas.
Tekanan kian meningkat di Old Trafford
Rooney mengkhawatirkan masa depan Carrick di United dan menegaskan bahwa mantan gelandang itu harus segera menghadirkan hasil, bukan menunggu bursa transfer berikutnya untuk memperbaiki masalah mencolok dalam skuad. United menjalani awal yang tersendat di Liga Primer, hanya meraih empat poin dari tiga pertandingan pembuka dan sudah kebobolan enam gol dalam periode tersebut.
Berbicara di podcast Stick to United, Rooney secara terbuka menjelaskan tekanan besar yang melekat pada pekerjaan itu. "Jika Anda menjadi manajer Manchester United, Anda tahu tekanan yang datang bersama pekerjaan itu dan saat ini Anda tidak akan mendapat banyak waktu dalam jabatan tersebut," jelas mantan penyerang itu.
"Anda harus mendorong sekuat mungkin, bahkan lebih keras lagi, untuk mendatangkan pemain karena Anda tahu Anda tidak ingin duduk di sini enam bulan atau 12 bulan lagi sambil berkata, 'Anda tahu apa? Seharusnya saya melakukannya'.
"Apakah kami ingin memenangkan Liga Champions? Tentu saja. Tetapi dalam proses yang sedang kami jalani untuk mencoba kembali ke level itu, kami harus menerima bahwa saat ini kami belum benar-benar berada di tingkat tersebut. Arsenal telah melalui proses ini selama lima tahun terakhir bersama [Mikel] Arteta dan Anda bisa melihat perkembangan mereka setiap tahun."
Frustrasi transfer dan rapuhnya lini belakang
Legenda Setan Merah itu juga sangat kritis terhadap aktivitas klub pada musim panas, yang membuat mereka gagal merekrut target-target bertahan yang kabarnya diinginkan Carrick. Sebagai gantinya, United memilih mendatangkan tiga gelandang baru dan seorang kiper pelapis, sehingga lini belakang mereka tetap terlihat rentan.
"Saya tahu Michael sudah keluar dan mengatakan dia senang dengan para pemain yang mereka datangkan. Saya rasa tidak ada manajer yang benar-benar senang," lanjut Rooney. "Dia harus keluar dan mengatakan hal-hal yang tepat. Tentu saja... setiap manajer melakukan itu. Tetapi dia tidak punya waktu untuk menunggu sampai tahun depan. Dia tidak bisa duduk di sana dan berkata 'Yah, Anda tahu apa? Saya akan menunggu sampai tahun depan,' lalu pertahanan saya akan beres. Semakin banyak pemilik Amerika yang menginginkan kesuksesan seketika."
Fernandes dibiarkan sendirian
Rooney juga menyinggung dampak dari kurangnya perekrutan pemain berkualitas terhadap kapten klub Bruno Fernandes. Gelandang serang Portugal itu menjadi jimat tim setelah memecahkan rekor assist Liga Primer musim lalu, tetapi Rooney merasa klub gagal memberinya dukungan yang dibutuhkan untuk bersaing di papan paling atas.
"Tidak ada apa pun di sana yang membuat saya berpikir para pemain ini akan membawa Manchester United ke level berikutnya," tambah Rooney. "Saya suka Bruno. Saya pikir dia luar biasa. Dia pasti berpikir, 'Tolong bawakan saya bantuan. Saya melakukan semua yang saya bisa. Bantu saya'. Dan saya rasa klub tidak melakukan itu lewat perekrutan mereka. Anda tidak duduk di sana sambil berkata bahwa dengan empat pemain ini, kami seharusnya memenangkan Liga Primer."
Pengecekan realitas bagi para pendukung United
Pada akhirnya, Rooney menilai ada jurang yang sangat besar antara ekspektasi historis para pendukung setia Old Trafford dan kenyataan skuad saat ini. Meski nama Manchester United masih memiliki bobot yang sangat besar dalam sepak bola dunia, penampilan mereka di lapangan menunjukkan sebuah tim yang saat ini masih sangat jauh dari standar yang dibutuhkan untuk menantang gelar-gelar besar.
"Kami adalah Manchester United. Kami telah memenangkan begitu banyak Liga Primer, Liga Champions, dan lainnya. Para penggemar akan tetap berpikir itulah yang kami inginkan. Tetapi, secara realistis, mereka belum sampai di sana," pungkas Rooney.