FULL Basarnas Ungkap Kronologi Lengkap 5 Jurnalis Hilang Kontak, Kini Pencarian Masuk Hari ke-3
Dedhi Ajib Ramadhani September 10, 2026 08:12 AM

- Basarnas menyampaikan keprihatinan atas hilangnya kontak kapal speedboat yang membawa rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BASARNAS, Mayjen TNI Edy Prakoso menyampaikan kronologi kejadian di Instagram resmi SAR Nasional pada Rabu (9/9).

Dilaporkan kantor SAR Banten menerima laporan hilang kontak pada Selasa, 8 September 2026, dari jurnalis Antara Banten, Bayu.

Rombongan dilaporkan tidak bisa dihubungi sejak Senin, 7 September 2026.

Kapal berangkat dari Dermaga Pagedogan, Carita, pada pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir tercatat pukul 14.42 WIB dengan seorang jurnalis Lampung bernama Abai.

Total ada 8 orang di kapal tersebut, terdiri dari 5 jurnalis, 2 kru kapal, dan 1 pemandu.

Mereka adalah Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Herianto sebagai pemandu.

Empat jurnalis lainnya yaitu Bagus Kelunas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudis dari Inyus, Daus dari Anadolu, dan Donal sebagai jurnalis lepas.

Pada hari pertama pencarian, Basarnas mengerahkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 menyisir radius 3,2 kilometer dari Gunung Anak Krakatau, namun hasilnya nihil.

Pada Rabu, 9 September, area pencarian diperluas menjadi 68,3 mil laut dan dibagi ke empat sektor.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah kapal TNI AL, di antaranya KRI Loser, KRI Kramit, dan KRI Lepu.

Turut membantu Kal Anyer dan Kal Pahawang dari TNI AL, KP Sanjaya dari Polair, serta tim RIB dari Banten dan Lampung.

Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil dan tim di lapangan terus mengoptimalkan seluruh kekuatan yang ada.

Basarnas mengimbau masyarakat dan kapal yang melintas untuk melapor jika menemukan tanda-tanda objek pencarian.

Basarnas juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi larangan PVMBG agar tidak mendekati radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau demi keselamatan bersama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.