Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI Asal Nagan Raya dari Malaysia
Muliadi Gani September 10, 2026 11:54 AM

 

PROHABA.CO, NAGAN RAYA - Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman, S.Sos., M.Sos., atau yang akrab disapa Haji Uma, bergerak cepat memfasilitasi pemulangan jenazah Mustafa (almarhum), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gampong Cot Peuradi, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Nagan Raya, yang meninggal dunia di Malaysia.

Proses pemulangan ini terlaksana berkat kerja sama sinergis antara Haji Uma, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh, serta komunitas diaspora rantau, Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia.

Almarhum Mustafa diketahui telah merantau di negeri jiran selama kurang lebih delapan tahun untuk mencari nafkah sebagai pekerja harian di sektor konstruksi.

Namun takdir berkata lain, ia menghembuskan napas terakhirnya di Hospital PPUM Ceras, Selangor, Malaysia, pada Sabtu (5/9/2026) lalu setelah berjuang melawan penyakit komplikasi batuk dan paru-paru yang dideritanya.

Baca juga: Fakhrur Rizal Meninggal di Batam, Haji Uma dan Permasa Fasilitasi Pulangkan Jenazah ke Lhokseumawe

Jenazah almarhum diberangkatkan dari Malaysia menggunakan maskapai penerbangan Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 860.

Petugas mendapati jenazah tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Setibanya di Kualanamu, jenazah langsung disambut oleh Fajrin selaku staf khusus Haji Uma, untuk kemudian diberangkatkan menggunakan unit ambulans menuju rumah duka di Gampong Cot Peuradi, Nagan Raya, dan langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat.

Haji Uma menjelaskan bahwa pemulangan ini bermula dari permohonan resmi pihak keluarga melalui Geuchik Gampong Cot Peuradi yang meminta bantuan kepulangan jenazah almarhum.

Berbekal laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Wakil Ketua GAB Malaysia, Ibnu Malek, serta pihak BP3MI Aceh guna mempercepat pengurusan dokumen administrasi dan teknis penerbangan.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, 20 Rumah Warga di Gayo Lues Ludes Terbakar, Kerugian Belasan Miliar

“Kita tidak boleh membiarkan keluarga di Aceh berjuang sendirian menghadapi situasi seperti ini.

Tugas kita adalah memastikan jenazah dapat segera kembali dan dimakamkan dengan layak di kampung halaman,” ujar Haji Uma, Selasa (8/9/2026).

Dalam proses pemulangan tersebut, total biaya pengurusan jenazah dari rumah sakit di Malaysia hingga tiba di Bandara Kualanamu mencapai sekitar Rp18 juta yang ditanggung secara mandiri oleh pihak keluarga.

Sementara itu, biaya operasional ambulans penjemputan dari Bandara Kualanamu hingga tiba di Kabupaten Nagan Raya dibantu sepenuhnya oleh BP3MI Aceh.

Sanawati, istri almarhum Mustafa, menyampaikan rasa haru dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu memulangkan jenazah suaminya hingga tiba di kampung halaman.

"Terima kasih kami kepada semua yang telah membantu.

Hanya Allah SWT yang dapat membalas kebaikan saudara-saudara semua," ungkap Sanawati dengan penuh rasa syukur.

(Serambinews/Agus Ramadhan)

Baca juga: Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI Aceh Utara yang Meninggal Usai Deportasi dari Malaysia

Baca juga: ACF Kolektif Hadirkan Energi Baru Dalam Penyelenggaraan Aceh Culinary Festival

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.