TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Setiap tanggal 4 September, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) untuk menghargai pelanggan dan komitmen memberikan pelayanan terbaik.
Handi Irawan, CE Frontier dna penggagas Hari Pelanggan Nasional mengatakan, peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 menjadi momentum bagus bagi parapemimpin perusahaan untuk memberikan keteladanan dalam melayani pelanggan dan membangun budaya melayani.
Hari Pelanggan Nasional pertama kali ditetapkan secara resmi oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 4 September 2003. Tema perdana yang diangkat adalah "Senyum Pelanggan Indonesia" yang menekankan bahwa kepuasan pelanggan adalah fondasi utama bagi pertumbuhan perusahaan.
Baca juga: Harpelnas 2026, Dirut BTN Mendengar Langsung Suara Nasabah
"Pengalaman pelanggan tidak pernah dihasilkan oleh satu fungsi atau individu saja. Pelanggan melihat perusahaan sebagai satu kesatuan dan merasakan pengalaman yang utuh. Karena itu, budaya pelayanan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh organisasi," ujarnya dikutip Kamis, 10 September 2026.
Dia menjelaskan, melayani pelanggan adalah pekerjaan tim, bukan tugas individu.
Ketika aspek pemasaran, operasional, keuangan dan layanan bergerak sebagai satu tim customer, di situlah kepuasan pelanggan dirasakan konsisten dan berkelanjutan.
"Hari Pelanggan Nasional adalah momentum untuk merayakan mereka yang kita layani sekaligus mengingatkan bahwa pelanggan yang loyal selalu merupakan hasil kerja keras tim yang memiliki budaya pelayanan.
"Semuanya dimulai dari pimpinan yang memiliki visi dan keteladanan dalam pelayanan," ujar Handi.
Dia menambahkan, Hari Pelanggan Nasional juga menjadi pengingat bahwa kepemimpinan memiliki peran penting dalam membangun budaya pelayanan.
"Keteladanan dari pimpinan akan menentukan bagaimana nilai-nilai customer-centric diterjemahkan menjadi perilaku dan standar pelayanan di seluruh organisasi," ungkapnya.
Baca juga: Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Layani Peserta dan Perkuat Perlindungan Pekerja di Makassar
Dengan semangat tersebut Hari Pelanggan Nasional 2026 mengajak para pimpinan perusahaan menjadikan 4 September sebagai momen puncak apresiasi kepada pelanggan.
"Perusahaan dapat menunjukkan komitmennya melalui peningkatan kualitas layanan mulai dari keramahan, kemudahan, kecepatan dan kemampuan memberikan solusi yang relevan ke pelanggan," bebernya.
Dia juga mengingatkan, di tengah perubahan perilaku ekspektasi pelanggan, transformasi teknologi juga menjadi bagian penting dari perjalanan customer experience.
Perusahaan tidakhanya dituntut memberikan pelayanan yang baik, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman yang semakin relevan dan personal.
Yuliana Agung MBA, Chairwoman Next Gen Frontier Group of Companies & CX Expert mengatakan, saat ini kita bersiap menghadapi perubahan dari Human Lead Services ke Human in Loop Services dan menuju pada Tech Lead Services. "Pada akhirnya kita siapkan kapabilitas hyper-personalization services bagi pelanggan," sebutnya.
Melalui Tech Lead Services, perusahaan secara otomatis akan mampu memberikan servis dan nilai (value) yang sangat personal ke pelanggan.
Dia menambahkan, momentum Harpelnas 2026 menjadi pengingat bahwa fokus kepada pelanggan merupakan bagian penting dari strategi perusahaan untuk mempertahankan daya saing dan membangun loyalitas jangka panjang.