10 Negara Paling Kesepian di Dunia Versi Global Loneliness Study, Turki Peringkat Satu
Arini Nuranisa September 10, 2026 03:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Rasa terasing di tengah keramaian ternyata dialami banyak orang, sehingga topik negara paling kesepian di dunia makin ramai dibahas, terlebih setelah muncul riset skala besar yang mengukur kesepian penduduk di puluhan negara secara global.

Seperti dilaporkan Turkiye Today, JB.com Global Loneliness Study, riset yang meneliti tingkat kesejahteraan emosional dan isolasi sosial penduduk di 36 negara, menempatkan Turki di puncak daftar dengan skor kesepian sempurna 100, disusul India dan Brasil, berdasarkan survei emosi dan pola rumah tangga di 36 negara dunia.

Skor kesepian tiap negara dihitung dari tujuh faktor gabungan, yakni intensitas rasa kesepian, rasa isolasi, tingkat kesedihan, tingkat kebahagiaan, angka depresi, persentase rumah tangga satu orang, dan rata-rata jumlah anggota keluarga. Semakin tinggi skornya, semakin besar risiko kesepian yang dihadapi penduduk negara tersebut.

Artikel Liputan6.com ini akan membahas daftar 10 besar negara dengan skor kesepian tertinggi berdasarkan JB.com Global Loneliness Study, lengkap dengan gambaran singkat penyebabnya di masing-masing negara, Kamis (10/9/2026).

1. Turki (Skor 100)

ilustrasi turki  (sumber: Pixabay)
ilustrasi turki (sumber: Pixabay)

Turki menempati posisi pertama sebagai negara paling kesepian di dunia dengan skor sempurna 100. Sebanyak 61 persen responden mengaku sering merasa kesepian, dan 45 persen melaporkan merasa terisolasi secara sosial. Pertumbuhan kota yang pesat, tekanan ekonomi, serta perubahan struktur sosial menjadi beberapa faktor yang disebut turut memengaruhi tingginya angka ini, meski sekitar satu dari lima rumah tangga di Turki masih dihuni satu orang.

2. India (Skor 89)

India berada di posisi kedua meski dikenal memiliki tradisi keluarga besar yang kuat. Hanya 3,7 persen rumah tangga di India yang dihuni satu orang, dengan rata-rata anggota keluarga lebih dari empat orang. Namun, 58 persen responden tetap mengaku kesepian dan 37 persen sering merasa sedih, angka tertinggi di antara lima negara teratas. Temuan ini menunjukkan bahwa kesepian di India lebih bersifat emosional ketimbang akibat kurangnya kebersamaan fisik.

3. Brasil (Skor 86)

Ilustrasi Hutan Amazon, Brasil. (dok. unsplash @sebastiengoldberg)
Ilustrasi Hutan Amazon, Brasil. (dok. unsplash @sebastiengoldberg)

Brasil menempati posisi ketiga dalam daftar ini. Negara yang dikenal dengan budaya sosial dan kehidupan komunitas yang hangat ini justru menghadapi tantangan berupa ketimpangan ekonomi, tekanan hidup perkotaan, dan pergeseran gaya hidup masyarakat modern, yang membuat sebagian besar penduduknya tetap merasa kesepian di tengah keramaian sosial yang ada.

4. Arab Saudi (Skor 85)

Arab Saudi menyusul di posisi keempat. Transformasi sosial dan ekonomi yang berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir, ditambah perubahan pola kerja dan gaya hidup perkotaan, disebut menjadi faktor yang turut memengaruhi rasa keterhubungan sosial masyarakatnya.

5. Afrika Selatan (Skor 83)

Afrika Selatan berada di posisi kelima dengan skor 83. Ketimpangan sosial dan ekonomi yang masih tinggi, serta tantangan geografis dan akses komunitas yang tidak merata, menjadi beberapa faktor yang memengaruhi peluang masyarakatnya untuk membangun interaksi sosial yang bermakna.

6. Uni Emirat Arab (Skor 82)

Kisah Nu’aiman bin Amr Sahabat Nabi yang Dikenal Lucu (Sumber Ilustrasi Pexels/Shukran)
Kisah Nu’aiman bin Amr Sahabat Nabi yang Dikenal Lucu (Sumber Ilustrasi Pexels/Shukran)

Sebagai pusat bisnis global dengan populasi ekspatriat yang besar, Uni Emirat Arab menempati posisi keenam. Banyak penduduknya yang tinggal jauh dari keluarga dan jaringan sosial jangka panjang, sehingga meningkatkan risiko kesepian meski taraf hidup di negara ini tergolong tinggi.

7. Inggris (Skor 81)

Inggris menempati posisi ketujuh. Kesepian telah lama diakui sebagai masalah kesehatan masyarakat yang serius di negara ini, memengaruhi berbagai kelompok usia meskipun konektivitas digital di sana tergolong sangat tinggi.

8. Amerika Serikat (Skor 80)

Amerika Serikat berada di posisi kedelapan. Berbagai penelitian menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terkait isolasi sosial, menurunnya partisipasi dalam kegiatan komunitas, serta dampak gaya hidup modern terhadap kualitas hubungan antarpribadi di negara ini.

9. Australia (Skor 78)

Manfaatkan momen liburan dengan staycation dan melepaskan penat dengan menginap di penginapan pilihan di Australia. (Foto: Unsplash.com/Photoholgic)
Manfaatkan momen liburan dengan staycation dan melepaskan penat dengan menginap di penginapan pilihan di Australia. (Foto: Unsplash.com/Photoholgic)

Meski secara konsisten menempati peringkat tinggi dalam berbagai indikator kualitas hidup, Australia tetap masuk daftar sepuluh besar. Faktor seperti jarak geografis yang luas, gaya hidup di wilayah terpencil, dan perubahan kebiasaan sosial disebut turut berkontribusi terhadap rasa kesepian sebagian penduduknya.

10. Indonesia (Skor 77)

Indonesia melengkapi daftar sepuluh besar dengan skor 77. Seiring proses urbanisasi dan modernisasi yang terus berlangsung, ikatan komunitas tradisional yang dulu erat kini mengalami pergeseran, sehingga memunculkan tantangan baru dalam menjaga hubungan sosial antarwarga di tengah kehidupan kota yang makin sibuk.

Negara dengan Tingkat Kesepian Terendah

Ilustrasi negara paling kesepian di dunia. [AI Generated]
Ilustrasi negara paling kesepian di dunia. [AI Generated]

Di ujung yang berlawanan, Uzbekistan dan Belanda tercatat sebagai dua negara dengan tingkat kesepian paling rendah dalam studi ini. Penduduk kedua negara ini melaporkan frekuensi rasa kesepian yang jauh lebih jarang dan cenderung menggambarkan kondisi emosional mereka secara lebih positif. Kanada dan Thailand juga masuk dalam jajaran negara dengan tingkat isolasi sosial terendah.

Menariknya, salah satu temuan penting dari riset ini adalah bahwa faktor risiko utama kesepian bukan terletak pada ketiadaan orang di sekitar secara fisik, melainkan pada kualitas dan kedalaman hubungan emosional antarindividu itu sendiri.

Salah satu temuan paling menarik dari riset ini adalah kasus Korea Selatan, yang mencatat proporsi rumah tangga satu orang tertinggi di dunia, yakni 36,1 persen, dengan 57 persen respondennya mengaku kesepian, namun tidak menempati posisi teratas dalam skor keseluruhan.

Sebaliknya, India yang mayoritas penduduknya tinggal bersama keluarga besar justru mencatatkan skor kesepian yang sangat tinggi. Fenomena ini menegaskan bahwa kesepian adalah persoalan psikologis dan emosional yang kompleks, bukan sekadar cerminan dari jumlah orang yang tinggal serumah dengan seseorang.

Pertanyaan Populer Seputar Negara Paling Kesepian di Dunia

Negara mana yang menjadi negara paling kesepian di dunia menurut studi terbaru?

Berdasarkan JB.com Global Loneliness Study, Turki menempati posisi pertama dengan skor kesepian sempurna 100, disusul India di posisi kedua dan Brasil di posisi ketiga.

Berapa banyak negara yang diteliti dalam Global Loneliness Study?

Studi ini mencakup 36 negara di berbagai kawasan dunia, dengan skor kesepian dihitung dari tujuh faktor seperti rasa kesepian, isolasi, kesedihan, kebahagiaan, depresi, dan pola rumah tangga.

Apakah tinggal sendiri selalu berarti lebih rentan kesepian?

Tidak selalu. Contohnya India, yang mayoritas penduduknya tinggal bersama keluarga besar, justru mencatatkan skor kesepian sangat tinggi, sementara Korea Selatan dengan rumah tangga satu orang terbanyak di dunia tidak menempati posisi teratas.

Negara mana yang tercatat paling minim kesepian di dunia?

Uzbekistan dan Belanda tercatat sebagai dua negara dengan tingkat kesepian paling rendah, disusul Kanada dan Thailand yang juga mencatatkan tingkat isolasi sosial yang relatif rendah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.