SURYA.co.id, JOMBANG - Perjalanan sebuah pick up box di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) berakhir setelah kendaraan tersebut oleng dan menghantam pembatas jalan.
Kecelakaan tunggal itu menyebabkan pengemudi dan penumpang mengalami luka, Rabu (9/9/2026) siang.
Kecelakaan terjadi di KM 697+100 jalur A, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sekitar pukul 14.45 WIB.
Kedua korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD RA Basoeni, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Tol Jombang-Mojokerto, Pikap Muat Buku Tulis Hantam Pembatas Jalan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman mengatakan kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan Isuzu Traga dengan nomor polisi B-9682-CXT.
Mobil tersebut dikemudikan Reza Aditya Dwi Cahyono (34), warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Sementara penumpangnya adalah Yayan Yunanto (25), warga Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan saksi Danu Tri Handoko (35) dan Herlambang Bayu Aji (31), kendaraan sebelumnya melaju dari arah barat menuju timur.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Kondisi tersebut diduga membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan.
"Sesampai di TKP berjalan dengan kecepatan tinggi, kurang menguasai kemudi, oleng ke kiri menabrak pembatas jalan, sehingga terjadi laka lantas," kata Ipda Nurul Iman kepada SURYA.co.id, Kamis (10/9/2026).
Kendaraan kemudian oleng ke kiri dan menghantam pembatas jalan.
Benturan tersebut menyebabkan kecelakaan tunggal dan membuat dua orang di dalam kendaraan mengalami luka.
Petugas Satlantas Polres Jombang yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Kedua korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD RA Basoeni, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Polisi menyebut dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dan pengemudi yang kurang menguasai kemudi.
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses pendalaman oleh petugas Satlantas Polres Jombang.
"Penyebab pasti kecelakaan masih didalami," pungkas Ipda Nurul Iman.