Permukaan Sungai Batang Mandau di Bengkalis Menurun Drastis
Firmauli Sihaloho September 10, 2026 05:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS -  Dampak kemarau panjang yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir memicu penurunan signifikan pada volume air sungai.

Kondisi ini salah satunya melanda Sungai Batang Mandau di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir.

Surutnya aliran sungai mulai berdampak langsung pada perekonomian warga setempat yang menggantungkan pencarian di kawasan dermaga dan tepian sungai.

Wahiddin, salah seorang pedagang di lokasi tersebut, mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan menyusut drastis dalam beberapa waktu terakhir akibat sungai yang tidak hanya surut, melainkan mulai mengering.

Daya tarik utama berupa wahana perahu kini terhenti total lantaran kondisi air yang kian dangkal.

"Kalau sekarang mau naik perahu, itu dayungnya kandas. Jadi tidak bisa bermain sementara waktu sampai air kembali naik," jelas Wahiddin, Kamis (10/9).

Ia menambahkan, keterbatasan tersebut membuat para pengunjung yang datang hanya dapat bersantai di tepi sungai tanpa bisa menikmati aktivitas wisata perahu seperti biasanya.

Baca juga: Dukung MBG Libur Selama PJJ, Anggota DPRD Kuansing Dian Septina Ingatkan SPPG Tidak Egois

Baca juga: Oknum Pengasuh Ponpes di Lubukdalam Jadi Tersangka, Ditahan Kasus Kekerasan Seksual terhadap Santri

"Jadi kalaupun ada yang datang, paling sebentar melihat lihat saja jadinya. Kemudian pergi lagi," tambahnya.

Kalau kegiatan bermain sungai tidak ada pengunjung tidak lama di lokasi ini. Sehingga mempengaruhi penjualan pedangang di sini.

"Kalau tidak main sungai, pengunjung datang tidak bisa berlama lama. Bahkan kadang tidak berbelanja, tentunya mempengaruhi pendapatan kita yang jualan," ceritanya.

Kondisi sungai batang mandau yang mulai surut sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Namun kini semakin dangkal karena belum terjadi hujan.

Mengeringnya sungai batang Mandau sebenarnya jarang terjadi. Sepanjang tahun biasanya memang ada kondisi ketinggian air menyusut ada terjadi, tapi tidak seperti saat ini.

"Paling rendah biasanya kedalaman sekitar dua meter surutnya, kalau terjadi hujan langsung naik lagi, kalau sekarang sudah jauh di bawah itu belum juga hujan," tambahnya.

Permukaan air sudah terasa menuntun hampir dua bulan ini. Bahkan saat masyarakat mengelar pacu sampan acara tujuh belasan kemarin juga sudah sempat surut namun masih bisa dilakukan pancu sampan dilakukan.

Pihaknya berharap hujan bisa kembali turun, sehingga air sungai yang mulai mengalami kekeringan yang terjadi bisa kembali naik.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.