TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi Liga 2 Championship 2026/2027 belum bergulir, tetapi sejumlah klub sudah dibayangi persoalan poin.
Sedikitnya delapan tim disebut-sebut bakal memulai musim dengan pengurangan poin akibat persoalan lisensi klub.
Besaran pengurangan yang beredar cukup beragam, mulai dari minus satu hingga minus empat poin.
Namun, kabar tersebut hingga kini belum mendapatkan pengumuman resmi dari operator kompetisi I.League.
Karena itu, status delapan klub tersebut masih perlu menunggu surat atau keputusan resmi.
Informasi terbaru mengenai pengurangan poin itu beredar melalui akun Instagram @futbool.indonesia pada Kamis (10/9/2026).
"8 klub Liga 2 dapat pengurangan poin jelang laga perdana?" tulis akun tersebut.
"Rumor yang beredar menyebutkan besaran pengurangan berkisar antara -1 hingga -4 poin dan saat ini masih menunggu konfirmasi surat resmi dari operator liga," lanjutnya.
Kabar serupa sebenarnya sudah berembus sejak beberapa bulan lalu.
Pada 21 Juni 2026, akun Instagram @nusaliga juga menyebut ada delapan klub yang berpotensi memulai Championship 2026/2027 dengan poin minus.
Menurut informasi tersebut, pengurangan poin berkaitan dengan status Club Licensing Cycle yang tidak diberikan.
Dalam daftar yang beredar, PSBS Biak menjadi klub yang disebut mendapat pengurangan paling besar.
PSBS dikabarkan bakal memulai kompetisi dengan minus empat poin.
Selanjutnya ada Persiba Balikpapan dengan minus tiga poin dan PSIS Semarang minus dua poin.
Lima klub lainnya masing-masing disebut mendapat pengurangan satu poin.
Mereka adalah Kendal Tornado, Persiraja Banda Aceh, Persiku Kudus, Persela Lamongan, dan Sumsel United.
Berikut daftar klub yang bakal memulai Championship 2026/2027 dengan poin minus:
Persoalan lisensi sendiri menjadi bagian penting dalam persiapan klub mengikuti kompetisi.
Dalam proses Club Licensing, terdapat sejumlah aspek yang dinilai, mulai dari olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legalitas, hingga finansial.
I.League sebelumnya juga telah mengumumkan hasil penilaian stadion dalam proses Club Licensing Cycle 2026/2027.
Meski daftar klub dan besaran pengurangan poin sudah beredar, publik masih harus menunggu kepastian dari operator.
Karena itu, daftar tersebut masih sebatas informasi yang beredar dan belum bisa dianggap sebagai klasemen awal resmi.
Sementara itu, I.League sudah menyiapkan jadwal Championship 2026/2027. Persis Solo, PSBS Biak, PSIS Semarang dan klub lainnya akan memulai perjuangan mereka pada akhir pekan ini.
Baca juga: Jadwal Matchday 1 Liga 2: Dibuka PSIS vs PSPS, Menanti Barito Putera vs Persipura
Laga PSIS Semarang kontra PSPS Pekanbaru menjadi salah satu pertandingan pembuka Championship 2026/2027 pada Jumat (11/9/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Jatidiri.
Sementara Persis Solo baru menjalani laga perdana pada Minggu (13/9/2026) dengan bertandang ke markas Persela Lamongan pukul 15.30 WIB.
PSBS Biak juga akan membuka musim dengan menjamu Deltras FC pada hari yang sama pukul 19.00 WIB.
Bagi klub-klub yang nantinya benar-benar mendapat pengurangan poin, perjuangan tentu menjadi lebih berat sejak pertandingan pertama.
Mereka bukan hanya dituntut mengejar kemenangan, tetapi juga harus menghapus defisit poin sebelum persaingan menuju papan atas semakin ketat.
Kini, semua mata tertuju pada keputusan resmi I.League terkait status lisensi dan pengurangan poin tersebut.
Jumat, 11 September 2026
Sabtu, 12 September 2026
Minggu, 13 September 2026
Grup Timur
Persis Solo
PSBS Biak
Persipura Jayapura
Barito Putera
Deltras FC
Persela Lamongan
Kendal Tornado
Persiba Balikpapan
RANS Nusantara FC
Dejan FC
Grup Barat
Semen Padang
Persiku Kudus
Sumsel United
FC Bekasi City
Persiraja Banda Aceh
PSMS Medan
Persikad Depok
PSPS Pekanbaru
PSIS Semarang
PSGC Ciamis
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)