Nathan Barki Jadi Tumpuan Indonesia di Seri Kelima ITF World Tennis Tour M-15 2016
Abdul Majid/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kubu tuan rumah Indonesia masih memiliki harapan di ajang seri kelima ITF World Tennis Tour M-15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.
Petenis tunggal putra Indonesia, Nathan Barki, memastikan tiket ke babak perempat final setelah secara mengejutkan menumbangkan unggulan pertama asal Selandia Baru, Anthon Shepp.
Nathan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih kemenangan pada pertandingan yang berlangsung Kamis (10/9/2026).
Dari tiga petenis tunggal putra dan satu wakil Indonesia di nomor ganda putra yang tampil, hanya Nathan yang mampu mengamankan kemenangan.
Menghadapi Anthon Shepp yang menempati peringkat 499 ATP, Nathan tampil cerdik, sabar, dan cermat dalam menempatkan bola.
Strategi tersebut efektif meredam permainan agresif serta servis keras yang menjadi andalan petenis Selandia Baru tersebut.
Nathan berhasil merebut set pertama dengan skor 6-4. Pola permainan yang sama kembali diterapkannya pada set kedua.
Permainan agresif Shepp justru kerap berujung kesalahan sendiri karena serangannya mampu diredam dengan baik oleh Nathan.
Petenis Indonesia berusia 21 tahun itu akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-3 pada set kedua.
Nathan memastikan kemenangan dua set langsung dalam laga yang berlangsung selama 1 jam 10 menit.
"Sebuah pertandingan yang tidak mudah menghadapi lawan seperti Anthon Shepp yang memiliki servis keras dan permainannya agresif. Namun, dengan ketenangan dan ketepatan strategi yang dilakukan, saya berhasil menumbangkan lawan," ujar Nathan.
Rifqi dan Rafalentino Tersingkir
Keberhasilan Nathan melaju ke babak delapan besar sayangnya tidak dapat diikuti dua rekannya, Muhamad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa, yang harus terhenti di putaran kedua.
Muhamad Rifqi Fitriadi yang merupakan unggulan kedua secara mengejutkan dipaksa menyerah oleh petenis Australia, Hayden Jones.
Bertanding di Lapangan F, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Rifqi harus mengakhiri laga setelah berjuang selama dua jam.
Rifqi kalah 5-7 pada set pertama. Berusaha bangkit pada set kedua, petenis Indonesia tersebut masih kesulitan menembus permainan solid Hayden Jones yang baru berusia 20 tahun.
Pertandingan akhirnya dituntaskan Hayden melalui tie-break dengan skor 10-8, setelah set kedua berakhir 6-6.
Sementara itu, langkah Rafalentino Ali Da Costa di nomor tunggal juga terhenti di babak kedua. Petenis muda Indonesia tersebut kembali gagal membalas kekalahannya saat menghadapi Karan Singh dari India.
Menghadapi unggulan kelima, Rafalentino harus mengakui keunggulan Karan Singh dalam dua set langsung, 0-6, 3-6.
Hasil tersebut sekaligus memupus harapan Rafalentino untuk melangkah lebih jauh pada turnamen yang menyediakan total hadiah sebesar US$20.000 tersebut.
Rafalentino juga gagal melanjutkan kiprahnya di nomor ganda putra. Berpasangan dengan Ethan David Zapp, keduanya harus mengakui ketangguhan pasangan Alexander Chang/Pablo Perez Ramos.
Pasangan yang merupakan juara seri keempat tersebut menang dua set langsung dengan skor 6-3, 6-4 atas Rafalentino/Ethan David Zapp.
Dengan kekalahan tersebut, tidak ada lagi pasangan Indonesia yang tersisa di nomor ganda putra pada seri kelima ITF World Tennis Tour M-15.
Sebelumnya, dua pasangan tuan rumah lainnya, Ethan Jake Frans/M. Ragil Putra serta Kareem Abdul Hakim yang berpasangan dengan petenis Hungaria Andrez Nech, telah lebih dulu tersingkir pada babak pertama.
Dengan demikian, Nathan Barki kini menjadi satu-satunya harapan Indonesia di nomor tunggal pada seri kelima Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026.