Langkah Seskab Teddy Dianggap Jadi Perpanjangan Tangan Prabowo dalam Penanganan Karhutla
Eko Sutriyanto September 10, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dinilai cukup efektif dalam mengawal kebijakan dan arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam persoalan kehutanan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai peran Teddy menjadi krusial dalam memastikan arahan Presiden dapat direspons dan ditindaklanjuti secara cepat di level birokrasi.

Menurut Dedi, pendampingan Teddy dalam menangani persoalan karhutla juga cukup penting, terutama ketika kementerian teknis yang menangani persoalan tersebut dinilai belum cukup cekatan dalam merespons dan mencari solusi.

"Teddy cukup efektif dalam mengawal kebijakan dan harapan Presiden Prabowo, dan pendampingannya pada persoalan karhutla cukup krusial, terutama ketika menteri teknis yang menangani persoalan itu tidak cukup cekatan merespon dan menyolusikan," ujar Dedi dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Dedi mengatakan posisi Seskab Teddy juga memiliki pengaruh dalam mengorkestrasi tindak lanjut atas arahan Presiden. 

Baca juga: Daftar Daerah dengan Kualitas Udara Berbahaya dan Sangat Tidak Sehat Imbas Karhutla

Kesigapan Teddy di lapangan, kata dia, memperlihatkan peran Seskab sebagai perpanjangan tangan Presiden dalam mengawal agenda strategis pemerintah.

"Posisi Seskab Teddy juga cukup berpengaruh dalam pengarahan lanjutan Presiden, dengan sigapnya Seskab menandai jika Teddy bisa dikategorikan sebagai tokoh tepat untuk mengintervensi sekaligus menjadi perpanjangan tangan Presiden secara langsung," tegasnya.

Dedi menilai konsistensi Teddy dalam menyampaikan sikap yang sejalan dengan Presiden juga memberikan harapan terhadap perbaikan tata kelola lingkungan hidup, termasuk upaya penertiban kawasan hutan.

"Teddy sendiri sering kali bicara secara tegas dan tidak berbeda dengan Presiden, sehingga upaya penertiban pengelolaan hutan, termasuk pembersihan mafia hutan punya harapan lebih baik," lanjut Dedi.

Menurut Dedi, persoalan mafia hutan telah berlangsung cukup lama dan memberikan dampak terhadap kerugian negara. 

Ketegasan Presiden Prabowo yang kemudian dikawal oleh Seskab Teddy dinilai dapat menjadi momentum perubahan dalam kebijakan lingkungan.

"Statemen dan sikap Presiden Prabowo saat ini sangat penting, Indonesia sudah cukup lama hadapi mafia hutan yang merusak dan merugikan Indonesia skala nasional. Dengan ketegasan Presiden yang diterjemahkan ulang oleh Seskab menandai gaya baru pemerintah yang lebih tegas, situasi ini potensial membawa arah kebijakan lingkungan yang lebih baik ke depan," pungkasnya.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.