Dua Bencana Bersamaan Melanda Negeri Seribu Bukit, 20 Rumah Terbakar dan Longsor di Delapan Titik
Faisal Zamzami September 10, 2026 09:03 PM

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Edi Laber | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Dua bencana terjadi bersamaan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang dikenal sebagai Negeri Seribu Bukit, pada Rabu (9/9/2026).

Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (8/9/2026), kebakaran melanda permukiman warga di Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, pada Rabu dini hari.

Hampir bersamaan dengan penanganan kebakaran, hujan deras juga memicu longsor di sejumlah titik di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane.

Selain itu, material lumpur menggenangi permukiman warga di Dusun Air Panas, Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Gayo Lues yang diperbarui pada Rabu malam pukul 21.27 WIB, sebanyak 20 rumah terdampak kebakaran, delapan titik longsor terjadi di lintasan Blangkejeren-Kutacane, dan 17 rumah terdampak banjir lumpur.

Tidak ada korban jiwa dalam tiga kejadian tersebut.

Baca juga: Satu Rumah Terbakar di Peusangan Selatan-Bireuen, Delapan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Terjadi Dini Hari

Kebakaran di Desa Ulun Tanoh terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.

Api diduga berasal dari korsleting arus listrik di salah satu rumah warga yang saat kejadian dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Aminah, disebut sedang berada di Kecamatan Pantan Cuaca.

Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya karena sebagian rumah warga berkonstruksi kayu dan semi permanen.

Sebanyak 20 rumah terdampak dalam kejadian tersebut. Berdasarkan pendataan BPBD, sebagian rumah mengalami rusak berat, sementara sejumlah rumah lainnya mengalami rusak ringan dan terdampak.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan empat unit armada untuk memadamkan api. Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah api berhasil dipadamkan, BPBD Gayo Lues mendirikan tenda darurat dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Sebagian warga sementara mengungsi di rumah kerabat, sedangkan warga lainnya menempati tenda darurat yang disediakan BPBD.

Baca juga: Longsor di 7 Titik Jalan Blangkejeren-Kutacane Dibersihkan, Pengendara Tetap Diminta Waspada

Longsor Terjadi di Delapan Titik

Saat proses penanganan kebakaran berlangsung, hujan deras juga berdampak terhadap akses transportasi di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (8/9/2026) menyebabkan longsor di delapan titik, yakni Tetumpun, Tangsaran, Begade 4, Meloak Sepakat, Durin Daun, Titi Maut sebanyak dua titik, serta Air Panas.

BPBD Gayo Lues telah berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk mempercepat penanganan material longsor.

Hingga Rabu malam, empat titik longsor telah berhasil dibersihkan. Sementara empat titik lainnya masih dalam proses penanganan dengan dukungan alat berat.

Lumpur Masuk ke 17 Rumah

Hujan berintensitas tinggi juga menyebabkan banjir lumpur di Dusun Air Panas, Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung.

Material lumpur masuk dan menggenangi permukiman warga hingga berdampak terhadap 17 rumah.

Petugas BPBD bersama personel TNI/Polri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan masyarakat setempat bergotong royong membersihkan material lumpur yang masuk ke lingkungan dan rumah warga.

BPBD Siaga Antisipasi Bencana Susulan

Kepala Pelaksana BPBD Gayo Lues, Muhaimini, mengatakan personel Pusdalops PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terus memantau kondisi wilayah yang terdampak bencana.

Personel disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan, terutama karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani longsor di lintasan Blangkejeren-Kutacane serta memenuhi kebutuhan warga terdampak kebakaran dan banjir lumpur.

Berdasarkan informasi BMKG yang tercantum dalam laporan Pusdalops BPBD, kondisi cuaca Gayo Lues pada Rabu malam secara umum berawan, dengan suhu sekitar 18 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 90 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.