TRIBUNSUMSEL.COM— Duka menyelimuti keluarga artis Thalita Latief atas berpulangnya sang ayah, Riki Isman Latief, pada Rabu, 9 September 2026.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di usia 67 tahun setelah sempat menjalani operasi besar dan perawatan intensif selama dua minggu di ruang ICU di Padang, Sumatera Barat.
Thalita menjelaskan bahwa kondisi fisik sang ayah terus menurun akibat komplikasi dari riwayat penyakit kronis yang diidanya selama beberapa tahun belakangan.
Baca juga: Miss Austria 2024 Lucia Sisic Meninggal Dunia, Sempat Idap Kelainan Katup Jantung Bawaan
Penyebab utama meninggalnya almarhum adalah penyakit jantung yang sudah lama dideritanya beserta komplikasi kesehatan.
"Emang ayahku emang udah sakit, udah lama sakit. Cuman yang terakhir ini memang karena sudah komplikasi," ungkap Thalita usai pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026), dilansir dari Grid.id.
Sebagai bagian dari upaya penanganan medis di Padang, sang ayah sempat dirawat selama kurang lebih dua bulan dan menjalani tindakan operasi bedah jantung Bentall.
Thalita menyebut prosedur tersebut sebagai salah satu jenis operasi yang tergolong rumit.
"Ayahku udah lama sakit jantung. Cuman kali ini dia tuh harus bypass bentall jantung. Operasi yang cukup sulit kalau di masalah penyakit jantung itu termasuk yang operasi bedah yang paling sulit," jelasnya.
Baca juga: Kronologi Penjaga Malam Ditemukan Meninggal di Pos Satpam Sako Palembang, Sempat Ngeluh Sakit Dada
Pascaoperasi, kesehatan almarhum tak kunjung membaik hingga harus dirawat intensif di ruang ICU selama dua minggu terakhir sebelum mengembuskan napas terakhirnya.
"Kondisinya menurun udah dua minggu terakhir di ICU. Kondisinya naik turun sampai akhirnya ya turun, turun, turun, terus enggak ada," beber Thalita Latief.
Ia juga menambahkan bahwa penurunan kesadaran membuat komunikasi dengan sang ayah menjelang akhir hayatnya menjadi terbatas.
"Komunikasinya ketika kesadarannya mulai menurun udah nggak bisa komunikasi. Tapi waktu masih ada sadar-sadar sedikit, ya paling pakai kode-kode aja sih," tuturnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia di Padang, jenazah almarhum diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan.
"Kita semua juga ke sininya agak repot ya dari luar kota ke Jakarta, tapi akhirnya semuanya alhamdulillah lancar. Maksudnya pemindahan ayahku dari Padang ke Jakartanya alhamdulillah lancar," pungkas Thalita.
Jenazah Riki Isman Latief telah dimakamkan pada Kamis (10/9/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan dihadiri oleh pihak keluarga dan kerabat.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com