Jadwal Ibadah Pemakaman Jordan Malalantang Korban Kecelakaan Maut di Kalawat Minut
Dewangga Ardhiananta September 10, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok pendiam bernama Jordan Malalantang itu kini telah pergi.

Jordan meninggal usai mengalami kecelakaan lalu lintas pada Kamis pagi (10/9/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.

Lokasi kecelakaan di Jalan Manado-Bitung, Desa Watutumouw III, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut).

Jaraknya sekitar 9 kilometer dari rumah duka di Kelurahan Paal 2, Kecamatan Paal 2, Manado.

Jordan sehari-hari bekerja sebagai ojek online (ojol).

Sang ayah, Denny Malalantang, tak punya firasat apa-apa.

Selama ini komunikasi mereka terjalin baik.

"Beberapa hari lalu dia telepon saya," kata Denny kepada Tribun Manado.

Peristiwa ini tak pernah terbayangkan olehnya.

"Tidak pernah menyangka dia meninggal kecelakaan," ucap Malalantang.

Jenazah Jordan Malalantang rencananya akan dimakamkan pada Sabtu (12/9/2026).

Penatua Kolom 8 GMIM Efrata Paal 2, Noldy Tagu, mengatakan ibadah pemakaman dijadwalkan pada hari Sabtu.

"Ibadah jam 12, tapi masih akan dikomunikasikan dengan keluarga," kata Noldy, Kamis sore.

Sementara itu, ayah Jordan, Denny Malalantang, saat diwawancarai Kamis malam, mengatakan rangkaian ibadah pemakaman akan dimulai pukul 10.00 WITA, pada Sabtu (12/9/2026).

Denny Malalantang Tak Menyangka

Jordan Malalantang, meninggal usai mengalami kecelakaan di Jalan Manado-Bitung, Desa Watutumouw III, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Kamis pagi (10/9/2026).

Sang ayah, Denny Malalantang tak pernah menyangka anak bungsunya meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas.

Kejadian ini, membuka luka lama yang dia alami.

"Saat tau dia (Jordan) kecelakaan, langsung teringat kakanya yang meninggal kecelakaan," ucap Denny sambil menunjuk foto Jordan di standing banner di rumah duka.

Peristiwa meninggalnya Jordan, persis seperti yang terjadi pada 2009 silam.

Anak pertamanya yang saat itu berusia 19 tahun meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas.

Kala itu, Denny yang bekerja sebagai sopir mobil rental berada di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Denny mendapat kabar anaknya alami lakalantas.

"Waktu itu saya juga berada di bandara. Sekarang, di bandara lagi saat dapat kabar," jelas Denny.

Denny juga mengungkap hal lainnya yang sama yakni dia hanya mendapat kabar bahwa anaknya kecelakaan.

"Jadi waktu itu mereka tidak langsung bilang kalau anak saya meninggal," terang Denny.

Denny mengatakan bahwa Jordan merupakan anak yang baik.

"Dia dan kakanya sama, pendiam," kenang dia.

Denny Malalantang Dapat Telepon

Kamis pagi (10/9/2026), Denny Malalantang berada di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara.

Denny merupakan ayah dari Jordan Malalantang, korban kecelakaan di Desa Watutumouw III, Kecamatan Kalawat, Minut, Sulut, pagi tadi sekira pukul 06.30 WITA.

Sehari-hari Denny bekerja sebagai sopir rental di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Pagi itu, pria yang akrab disapa Cak ini mendapat telepon dari kerabatnya.

"Dapat telepon, diberi tahu anak saya kecelakaan," kata Denny saat diwawancarai Tribun Manado, Kamis malam.

Denny pun bergegas ke rumah sakit RSUD Walanda Maramis.

Dari Bandara Sam Ratulangi kurang lebih 17 km.

Denny ke sana bersama istri.

Di perjalanan, mereka terjebak macet di Desa Maumbi, Minut.

"Ada macet apa ini," tanya Denny kepada seorang sopir yang berpapasan disitu.

"Ada kecelakaan Cak, tapi korban sudah dibawa ke RS, sepertinya meninggal," ujar Denny menirukan ucapan sopir yang juga merupakan temannya itu.

Denny pun berfirasat bahwa korban yang dimaksud adalah anaknya.

Denny mengaku berusaha tetap kuat.

Dia kemudikan mobil ke rumah sakit.

Setibanya di RS dia melihat anak bungsunya meninggal.

"Tak pernah menyangka dia meninggal karena kecelakaan," kata Denny yang saat itu tampak tegar.

(TribunManado.co.id/Ico)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.