Tak Hanya Tabrak Dua Kendaraan di Depannya, Truk Kontainer Hantam Rumah dan Sekolah di Sibolangit
Ayu Prasandi September 10, 2026 09:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalur Medan-Berastagi, Kamis (10/9/2026).

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 05.30 WIB ini melibatkan tiga unit mobil yakni Truk Kontainer Thermoking BK 8265 FP, Truk Fuso BK 8836 EN bermuatan jagung, dan satu unit minibus Toyota Kijang Innova BK 858 WL. 

Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP S.L Widodo, awalnya ketiga kendaraan tersebut sama-sama datang arah Berastagi menuju ke Kota Medan.

Setibanya di sekitar lokasi kejadian, truk kontainer diduga mengalami rem blong hingga menabrak dua unit kendaraan lainnya yang tepat berada di depannya. 

"Untuk penyebabnya, dugaan sementara truk kontainer rem blong," ujar Widodo. 

KECELAKAAN BERUNTUN - Kondisi mobil kontainer yang terbakar akibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Deliserdang, Kamis (10/9/2026) subuh. Kecelakaan ini diduga disebabkan karena truk kontainer mengalami rem blong.
KECELAKAAN BERUNTUN - Kondisi mobil kontainer yang terbakar akibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Deliserdang, Kamis (10/9/2026) subuh. Kecelakaan ini diduga disebabkan karena truk kontainer mengalami rem blong. (Tribun Medan/ISTIMEWA)

Tak hanya menyeruduk dua kendaraan yang ada di depannya, Widodo menjelaskan akibat kejadian ini truk kontainer tersebut juga menghantam sejumlah rumah di sekitar kejadian.

Akibatnya empat unit rumah mengalami kerusakan, satu bangunan sekolah SD Masehi, dan dua unit mobil warga turut ringsek dihantam kontainer tersebut. 

Dari empat rumah yang mengalami kerusakan, di antaranya milik Amin Gurusinga (61), Suranta Gurusinga (48), Linggem Gurusinga (74), Daniel Saruhu (61).

Sementara dua unit mobil warga antara lain mobil Daihatsu Ayla BK 1785 VX milik Amin Gurusinga, dan mobil pikap grandmax BK 8412 FC milik Linggem Gurusinga. 

Dari sejumlah sumber yang didapat, tampak akibat kecelakaan ini truk fuso berwarna oranye itu dalam kondisi terguling.

Akibatnya, jalur dari Berastagi menuju ke Kota Medan tak dapat dilalui karena tertutup badan truk yang melintang ke jalan. 

Bahkan, diduga akibat kerasnya benturan dan gesekan yang terjadi saat kecelakaan bagian kepala truk kontainer sempat terbakar.

Beruntung, adanya truk tangki pembawa air bersih yang kebetulan melintas memberikan pertolongan hingga kebakaran tak meluas ke bagian lainnya. 

Lebih lanjut, Widodo menjelaskan meskipun demikian akibat dari kecelakaan ini tidak menimbulkan adanya korban jiwa.

Sejauh ini, pihaknya mencatat hanya empat orang yang merupakan pengemudi dan penumpang mobil yang terlibat kecelakaan hanya mengalami luka ringan.

(mns/tribun-medan.com) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.