Jalan Nasional di Galus Tertutup 8 Titik Longsor, 17 Rumah Terendam Lumpur
Saifullah September 10, 2026 10:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gayo Lues (Galus), sejak Selasa (8/9/2026), menyebabkan terjadinya longsor yang mengganggu akses transportasi di ruas Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane.

Longsor terjadi pada delapan titik, yakni Tetumpun, Tangsaran, Begade 4, Meloak Sepakat, Durin Daun, dua titik di Titi Maut, serta Air Panas.

Material longsor menutup badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur penghubung Gayo Lues dengan Aceh Tenggara tersebut.

BPBD Gayo Lues kemudian berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk mempercepat proses pembersihan material longsor.

Hingga Rabu (9/9/2026) malam, sebanyak empat titik longsor telah berhasil dibersihkan.

Sementara empat titik lainnya masih dalam proses penanganan dengan menggunakan alat berat.

Baca juga: Longsor di 7 Titik Jalan Blangkejeren-Kutacane Dibersihkan, Pengendara Tetap Diminta Waspada

Lumpur Genangi 17 Rumah

Selain longsor, hujan deras juga memicu banjir lumpur di Dusun Air Panas, Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung.

Material lumpur masuk ke permukiman dan menggenangi rumah warga. 

Sebanyak 17 rumah dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut.

Petugas BPBD bersama personel TNI/Polri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat, bergotong royong membersihkan material lumpur yang masuk ke lingkungan dan rumah warga.

Pembersihan dilakukan untuk mempercepat pemulihan permukiman warga sekaligus mencegah material lumpur semakin meluas.

BPBD Siaga 24 Jam

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Gayo Lues, Muhaimini mengatakan, personel Pusdalops PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terus memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah terdampak.

Personel disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan, terutama karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan.

Baca juga: VIDEO - Lima Bulan Pascaencana Banjir, Lumpur Masih Timbun Rumah Warga

BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan longsor di lintasan Blangkejeren-Kutacane.

Serta memastikan kebutuhan warga terdampak kebakaran dan banjir lumpur dapat terpenuhi.

Berdasarkan informasi BMKG yang tercantum dalam laporan Pusdalops BPBD Gayo Lues, kondisi cuaca pada Rabu malam, secara umum berawan. 

Suhu tercatat sekitar 18 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 90 persen.

BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Terutama di wilayah yang berada di sekitar lereng, aliran sungai, dan kawasan yang sebelumnya terdampak longsor maupun banjir.(*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.