BANGKAPOS.COM – Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 semakin dekat seiring dengan dirilisnya jadwal resminya oleh FIFA.
Masing-masing timnas peserta menyiapkan skuad terbaik yang akan diturunkan dalam laga pertandingan yang diproyeksi bakal tayang 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Termasuk, Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman yang lagi mempersiapkan performa Skuad Garuda yang bakan tampil di turnamen Asia Tenggara FIFA ASEAN Cup 2026.
Tak terkecuali, Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe juga tengah menyiapkan skuad terbaik untuk menghadapi persaingan di turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca juga: Jadwal 3 Laga Krusial Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Peluang Lolos Grup A-Prediksi Pemain
Satu di antara langkah yang akan dilakukan pelatih kelahiran Kedah, Malaysia ini akan menggaet empat pemain naturalisasi baru.
Sebelumnya, Malaysia kehilangan sejumlah pemain naturalisasi akibat sanksi FIFA selama 12 bulan sejak 25 September 2025.
FIFA ASEAN Cup 2026 edisi perdana akan berlangsung 24 September hingga 5 Oktober mendatang.
Empat calon pemain baru ini bisa jadi andalan Malaysia sekaligus menjadi ancaman bagi tim lain termasuk Timnas Indonesia.
Untuk itu Timnas Indonesia wajib mewaspadai kedatangan empat calon pemain baru yang digadang-gadang bakal masuk di FIFA ASEAN Cup 2026.
Keempat calon pemain naturalisasi baru Malaysia di antaranya:
Pertama, Bergson da Silva penyerang kelahiran Brasil.
Tan Cheng Hoe mengungkapkan proses mendapatkan Bergson da Silva untuk bergabung dengan tim nasional berjalan positif.
Bergson diperkirakan akan menerima panggilan pertamanya untuk memperkuat Harimau Malaya pada ajang Piala ASEAN FIFA.
Bergson yang kini berusia 35 tahun memperkuat klub Johor Darul Ta'zim FC (JDT) di Liga Malaysia (Liga M).
Ia memulai karier di Brasil (Grêmio), lalu berpindah ke berbagai klub seperti Portuguesa, Juventude, Chapecoense, Náutico, Paysandu, Ceará, Fortaleza, hingga sempat berkarier di Korea Selatan (Busan IPark).
Striker bertinggi tubuh 181 cm ini bergabung dengan klub Liga Super Malaysia sejak 2021.
Ia menjadi salah satu pencetak gol paling produktif serta legenda klub dengan catatan rekor gol yang impresif.
Cheng Hoe mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait perkembangan proses menggaet Bergson.
Ia berharap seluruh urusan dapat segera diselesaikan agar Bergson bisa memperkuat lini serang Malaysia.
"Perkembangannya terlihat positif dan kami terus berkomunikasi dengan FAM mengenai hal ini. FAM juga sedang mempersiapkan tim terbaik untuk menghadapi Piala ASEAN FIFA nanti," kata Cheng Hoe, dikutip Bangkapos.com dari laman media Malaysia, Arena Metro, pada Rabu (9/9/2026).
Di sisi lain, Cheng Hoe memastikan bek keturunan Malaysia yang kini bermain untuk Cerezo Osaka di Jepang, Dion Cools, tidak mengalami kendala untuk bergabung dengan tim nasional pada turnamen tersebut.
"Untuk Dion Cools, saya rasa tidak ada masalah untuk bergabung dengan tim.
"Sementara untuk Wan Kuzain, kami sudah berkomunikasi dengan klubnya dan akan melihat perkembangannya nanti," ujarnya.
Baca juga: Profil Rafael Struick, Winger Dewa United Bakal Comeback Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Dion Cools sendiri sudah cukup lama resmi menjadi warga Malaysia melalui proses naturalisasi.
Dion Cools resmi dinaturalisasi dan diperkenalkan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada 1 Juni 2021.
Pemain yang biasa mengisi posisi bek kanan, bek tengah dan gelandang kanan ini memiliki darah keturunan Malaysia dari ibunya, sementara ayahnya berasal dari Belgia.
Ia menjalani debutnya bersama Timnas Malaysia pada 3 Juni 2021 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Bahrain.
Cheng Hoe menegaskan dirinya siap menurunkan skuad terbaik Malaysia pada ajang resmi bentukan FIFA tersebut.
Selain Bergson, ada Manuel Hidalgo, Shane Lowry, dan Brad Tapp yang juga disebut telah menyelesaikan proses pengakuan sebagai warga negara Malaysia.
Kehadiran para pemain tersebut diharapkan bisa membuat kekuatan Harimau Malaya semakin kompetitif.
Cheng Hoe tentu ingin membentuk skuad terbaik untuk menghadapi turnamen tersebut.
Kehadiran Bergson diharapkan memberikan tambahan opsi di lini depan, sementara Dion Cools dapat memperkuat barisan pertahanan Harimau Malaya.
Di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia tergabung di Grup A Premiere Division bersama Timnas Indonesia, Singapura dan Bangladesh.
Premiere Division berlangsung di Indonesia sebagai tuan rumah. Selain Grup A, Premiere Division juga terdiri dari Grup B Thailand, Vietnam, Filipina dan Pakistan.
Baca juga: Profil Miliano Jonathans, Winger Serba Bisa Masuk Radar John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026
Malaysia dijadwalkan mengawali kiprah di Grup A dengan menghadapi Bangladesh di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 25 September.
Tiga hari kemudian, Harimau Malaya akan menghadapi tuan rumah Indonesia di stadion yang sama, 28 September.
Malaysia kemudian menutup fase grup dengan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 1 Oktober.
Hanya juara grup yang berhak melaju ke final dan menghadapi juara Grup B yang dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Penjaga Gawang
Emil Audero (Rayo Vallecano)
Maarten Paes (Ajax Amsterdam)
Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
Bek
Jay Idzes siap bersinar di FIFA ASEAN Cup 2026.. (Foto: Instagram/@jayidzes)
Jay Idzes (Sassuolo)
Kevin Diks (Borussia Monchengladbach)
Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Elkan Baggott (Milwall FC)
Mathew Baker (Melbourne City FC)
Dean James (Go Ahead Eagles)
Nathan Tjoe A-On (Willem II)
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Yance Sayuri (Java United)
Gelandang
Calvin Verdonk (LOSC Lille)
Joey Pelupessy (Lommel SK)
Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya)
Thom Haye (Persib Bandung)
Ivar Jenner (Dewa United)
Tim Geypens (Bali United)
Depan
Ragnar Oratmangoen (Persib Bandung)
Rayhan Hannan (Persija Jakarta)
Luke Vickery (Macarthur SC)
Yakob Sayuri (Java United)
Ole Romeny (Fortuna Sittard)
Rafael Struick (Dewa United)
Mitchell Baker (Georgetown)
FIFA juga telah menetapkan dua kemungkinan pertandingan pada 5 Oktober 2026.
Penentunya adalah posisi Indonesia setelah seluruh pertandingan Grup A selesai.
Jika menjadi runner-up Grup A:
Runner-up Grup A vs runner-up Grup B
Senin, 5 Oktober 2026
Kick-off: 16.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Jika menjadi juara Grup A:
Juara Grup A vs juara Grup B
Senin, 5 Oktober 2026
Kick-off: 20.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Dengan demikian, tiga pertandingan grup menjadi jalur utama Indonesia untuk menentukan apakah akan berakhir di perebutan tempat ketiga atau bertanding untuk gelar juara.
Indonesia menempati Grup A bersama tiga negara lain:
Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Indonesia dan Hong Kong.
Indonesia menjadi salah satu tuan rumah dengan SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, sebagai venue turnamen.
Namun, seluruh pertandingan Indonesia di fase grup dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
Grup A (Jakarta – Stadion Gelora Bung Karno): Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Singapura
Grup B (Bandung – Stadion Si Jalak Harupat): Vietnam, Pakistan, Thailand, Filipina
Fase Grup
Jumat, 25 September 2026
16.00 WIB — Bangladesh vs Malaysia (Jakarta)
16.00 WIB — Pakistan vs Thailand (Bandung)
19.30 WIB — Vietnam vs Filipina (Bandung)
20.00 WIB — Indonesia vs Singapura (Jakarta)
Minggu, 27 September 2026
16.00 WIB — Singapura vs Bangladesh (Jakarta)
16.00 WIB — Filipina vs Pakistan (Bandung)
19.30 WIB — Malaysia vs Indonesia (Jakarta)
19.30 WIB — Thailand vs Vietnam (Bandung)
Kamis, 1 Oktober 2026
16.00 WIB — Vietnam vs Pakistan (Bandung)
16.00 WIB — Thailand vs Filipina (Bandung)
19.30 WIB — Indonesia vs Bangladesh (Jakarta)
19.30 WIB — Malaysia vs Singapura (Jakarta)
Babak Final — Senin, 5 Oktober 2026, Jakarta
16.00 WIB — Perebutan Juara 3: Runner-up Grup A vs Runner-up Grup B
20.00 WIB — Final: Juara Grup A vs Juara Grup B
Grup A (Mong Kok & Kai Tak Stadium): Hong Kong, Laos, Brunei Darussalam
Grup B (Mong Kok & Kai Tak Stadium): Kamboja, Myanmar, Timor-Leste
Fase Grup
Kamis, 24 September 2026 (Mong Kok Stadium)
17.00 — Laos vs Brunei
20.00 — Myanmar vs Timor-Leste
Sabtu, 26 September 2026 (Kai Tak Stadium)
15.00 — Hong Kong vs Laos
18.00 — Kamboja vs Myanmar
Kamis, 1 Oktober 2026 (Kai Tak Stadium)
17.00 — Timor-Leste vs Kamboja
20.00 — Brunei vs Hong Kong
Final — Senin, 5 Oktober 2026
18.00 — Final: Juara Grup A vs Juara Grup B
(Kompas.com/Tribunnews.com/Bola.com/Bangkapos.com)