Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mobil dengan harga setengah miliar rupiah ke atas ikut bersaing memperebutkan pasar otomotif Jawa Barat di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2026 Bandung.
Salah satunya Mazda CX-30 yang dipasarkan mulai Rp509 juta untuk harga on the road (OTR) Jawa Barat.
Model tersebut menjadi salah satu mobil yang diandalkan Mazda di Bandung. Selain menyasar pasar SUV kompak, CX-30 juga menjadi model pertama Mazda yang dirakit secara lokal di Indonesia melalui fasilitas Mazda Indonesia Plant di Citeureup, Bogor.
Head of Marketing & Communications PT Eurokars Motor Indonesia, Viya Arsawireja, mengatakan keikutsertaan Mazda dalam GIIAS Bandung juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba langsung kendaraan yang ditampilkan.
Menurutnya, pengunjung dapat mengikuti sesi test drive untuk merasakan karakter kendaraan sebelum menentukan pilihan.
“Masyarakat dapat melihat lebih dekat dan merasakan langsung karakter berkendara melalui sesi test drive,” ujar Viya, Kamis (10/9/2026).
Baca juga: DFSK Hadirkan E5 Plus, Kendaraan SUV yang Dirancang dengan Dual Energy dan Fitur Serba Canggih
Branch Manager Mazda Asia Afrika, David Eddy Halim, mengatakan CX-30 menjadi salah satu model yang mendapat perhatian Mazda di pasar Jawa Barat.
Secara umum, CX-30 merupakan SUV crossover lima penumpang. Mobil ini menggunakan mesin bensin Skyactiv-G 2.0 liter dengan kapasitas 1.998 cc.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 155 PS dengan torsi 200 Nm dan dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan.
Dimensinya berada di kelas SUV kompak dengan panjang sekitar 4,4 meter dan ground clearance sekitar 180 mm.
Di GIIAS Bandung, CX-30 ditawarkan dengan harga mulai Rp509 juta.
Meski demikian, bukan hanya CX-30 yang dibawa Mazda ke hadapan konsumen Jawa Barat.
Ada pula CX-5 generasi terbaru serta Mazda 6e Fastback yang merupakan mobil listrik. Untuk CX-5, harga OTR Jawa Barat dimulai dari Rp609 juta. Sedangkan Mazda 6e Fastback dipasarkan Rp918 juta.
Kehadiran mobil-mobil tersebut sekaligus menunjukkan rentang pasar yang dibidik Mazda di pameran otomotif Bandung, mulai dari SUV kompak dengan harga Rp500 jutaan hingga kendaraan listrik yang mendekati Rp1 miliar.
Di tengah persaingan merek otomotif di GIIAS Bandung, Mazda Asia Afrika memasang target penjualan sedikitnya 35 surat pemesanan kendaraan (SPK).
“Paling tidak kita bisa meraih saya rasa 35 itu harus,” kata David.
Baca juga: BREAKING NEWS Benda Diduga Bom Berbunyi di Tawang Tasikmalaya, Isi Kabel dan Baterai Dilakban Hitam
Ia menyebut pasar Mazda di Indonesia masih banyak ditopang sejumlah model seperti CX-5, Mazda 3 Hatchback dan CX-30.
“Kalau yang paling besar itu sepanjang ini ada CX-5, Mazda 3 hatchback dan tentunya CX-30,” ujarnya.
Secara nasional, David menyebut kontribusi Mazda dari wilayah Bandung cukup besar.
“Kalau Mazda sendiri kontribusinya nasional ya, kita cukup lumayan besar. Itu kalau dari tahunan itu kita ada sekitar around belasan persen,” katanya.
Dikatakan dia, Jakarta masih menjadi kota dengan kontribusi penjualan Mazda terbesar secara nasional.
Sementara untuk karakter konsumen Bandung, David melihat desain menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat tertarik pada Mazda.
“Kalau kita lihat gini, Mazda itu terkenal dengan KODO desainnya. Jadi pasti orang itu yang suka driving pasti akan suka Mazda,” ujarnya.
Menurut dia, kebutuhan konsumen kemudian menentukan pilihan model. CX-5 lebih ditujukan untuk kebutuhan fungsionalitas, sementara CX-3 dan CX-30 berada di segmen SUV dan crossover. (*)