Langkah Darurat SMKN 2 Tanjung Selor Pasca-Terjangan Puting Beliung, Pindahkan Ruang Praktik
Cornel Dimas Satrio September 11, 2026 12:14 AM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - SMK Negeri 2 Tanjung Selor bergerak cepat mengambil langkah darurat pascamusibah angin puting beliung yang menerjang area sekolah pada Rabu (9/9/2026) sore.

Guna memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak terganggu akibat kerusakan atap gedung, sekolah yang didirakan tahun 2004 ini langsung mengalihkan lokasi praktik siswa.

Tak hanya itu, langkah darurat jga dilakukan SMK Negeri 2 Tanjung Selor dengan mengajukan usulan revitalisasi bangunan ke pemerintah pusat.

Kepala SMKN 2 Tanjung Selor, Syamsul Bahri, menjelaskan langkah taktis pengalihan ruang praktik komputer dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas kelas yang saat ini sedang tidak dipergunakan.

"Untuk memastikan KBM tidak terganggu, pihak sekolah mengambil langkah taktis dengan mengalihkan sementara ruang praktik komputer ke kelas lain. Beruntungnya, siswa kelas XII saat ini sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan, sehingga ruang kelas mereka yang kosong dapat difungsikan sebagai laboratorium sementara," ujar Syamsul Bahri kepada TribunKaltara.com, Kamis (10/9/2026).

Baca juga: Detik-detik Mencekam Puting Beliung Terjang SMKN 2 Tanjung Selor hingga Atap Seng Terlipat

Aset Komputer Berhasil Diselamatkan

Keputusan pemindahan ruang praktik ini dapat berjalan lancar lantaran seluruh perangkat elektronik pendukung pembelajaran berhasil diselamatkan saat musibah terjadi.

Ketika atap seng gedung praktik Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) terlepas disapu pusaran angin berdurasi 3 hingga 5 menit tersebut, para guru dan staf langsung sigap mengevakuasi unit komputer.

"Alhamdulillah, semua barang elektronik berhasil diselamatkan dan tidak terkena air hujan. Semuanya masih berfungsi dengan baik dan bisa digunakan," tegas Syamsul.

Ia juga menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena para siswa sudah pulang ke rumah.

Sekolah ini beralamat di Jalan Tiga Tawai, Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara. Jaraknya sekira 2,2 km dari Kantor Bupati Bulungan.

Syamsul sekaligus meluruskan kabar liar di media sosial yang menyebutkan gedung sekolahnya roboh total.

"Di media sosial katanya roboh, saya luruskan ini tidak roboh hanya atapnya saja yang mengalami kerusakan karena angin puting beliung," tambahnya.

Respon Cepat Mengusulkan Revitalisasi ke Pusat

Mengingat kedua fasilitas laboratorium yang terdampak dibangun pada alokasi APBD Pemprov Kaltara tahun 2021 dan 2022, pihak sekolah telah melaporkan musibah bencana alam (force majeure) ini secara resmi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara.

Laporan tersebut langsung direspons cepat untuk diteruskan kepada Gubernur Kaltara serta kementerian terkait di Jakarta.

"Kami mengusulkan bantuan perbaikan melalui Pemprov Kaltara dan Disdikbud Kaltara untuk diteruskan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya Direktorat SMK di Jakarta. Kami berharap usulan revitalisasi gedung ini dapat segera terealisasi agar ruang praktik siswa bisa kembali digunakan secara optimal," pungkas Syamsul.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.