Update Status Gunung Karangetang Sitaro Jumat 11 September 2026: Masih Level II Waspada
Gryfid Talumedun September 11, 2026 06:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Berikut ini simak update status Gunung Api Karangetang Sitaro Jumat (11/9/2026).

Aktivitas Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, masih berada pada Level II (Waspada).

Berdasarkan hasil pengamatan periode terbaru, Kamis (10/9/2026), Gunung Karangetang terpantau mulai dari kondisi jelas hingga tertutup Kabut 0-I.

Baca juga: Bupati Sangihe Beri Pesan ke 136 Wisudawan Polnustar Jangan Pilih-pilih Pekerjaan

Asap kawah utama teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal, mencapai ketinggian sekitar 20–50 meter dari puncak.

Cuaca di sekitar gunung api dilaporkan cerah hingga berawan, dengan angin lemah hingga sedang bertiup ke arah barat dan barat laut.

Gunung Api Karangetang memiliki ketinggian 1.784 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada pada posisi geografis 2,78° LU dan 125,406° BT.

Suhu udara di sekitar Gunung Karangetang berada pada kisaran 19,6–25,7 derajat Celsius, dengan kelembaban 59,5–100 persen.

Sementara tekanan udara tercatat berkisar 691,56–693,81 mmHg.

Aktivitas Kegempaan

Hasil pengamatan kegempaan menunjukkan aktivitas Gunung Karangetang masih didominasi gempa hembusan dan harmonik.

Tercatat 1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3 mm dan durasi 40 detik.

Kemudian 104 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 5–50 mm dan durasi 9,2–67,2 detik.

Selain itu, tercatat 65 kali gempa Harmonik dengan amplitudo 1,5–50 mm dan durasi 27,7–588,9 detik.

Gunung Karangetang juga mengalami 9 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3–15 mm dan durasi 19,5–82,9 detik.

Sementara itu, tercatat 1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 5 mm dan durasi 7,1 detik.

Untuk gempa Vulkanik Dalam, tercatat 2 kali kejadian dengan amplitudo 7,5 mm, S-P 1,13–1,45 detik dan durasi 5,7–7,1 detik.

Adapun gempa Tektonik Jauh tercatat sebanyak 7 kali, dengan amplitudo 3–50 mm, S-P 11,6–36 detik dan durasi 26–97,9 detik.

Rekomendasi untuk Masyarakat

Dengan status masih berada pada Level II (Waspada), masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan diminta memperhatikan sejumlah rekomendasi keselamatan.

Pertama, masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati, melakukan pendakian maupun beraktivitas di zona prakiraan bahaya, yakni radius 1,5 kilometer dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (Kawah Selatan).

Larangan tersebut juga berlaku pada area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2,5 kilometer.

Kedua, masyarakat diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat material lava sebelumnya yang masih menumpuk dan kondisinya belum stabil.

Potensi guguran terutama perlu diwaspadai ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Ketiga, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari Gunung Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke wilayah pantai.

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.