Kronologi 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak Terduga KKB, Dipisahkan dari Rombongan
Putri Kusuma Rinjani September 11, 2026 09:32 AM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus penembakan tragis kembali terjadi di Papua Pegunungan. 

Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak oleh kelompok yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026) sore.

Aparat kepolisian langsung turun tangan mengusut tuntas aksi teror ini. 

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan secara mendalam.

"Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi pelaku, serta memproses hukum perbuatan mereka," tegas Faizal, Rabu (9/9/2026), dikutip dalam Tribunnews.com

Baca juga: Sosok Pelaku Penembakan Pilot & Co-Pilot Smart Air di Korowai, Pimpinan KKB Yahukimo Tanggung Jawab

PENEMBAKAN - Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas setelah rombongan mereka dihadang kelompok bersenjata di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9/2026) sore. (Tribunnews.com/Tribun Papua)

Kronologi Penembakan

Peristiwa itu bermula saat tiga korban yang terdiri dua wanita berinisial WB (24) dan AR (49) serta satu pria berinisial AAM (35) bertolak dari Wamena ke Jayawijaya untuk melakukan peninjauan kegiatan cetak sawah.

Kemudian, dalam perjalanan kembali menuju Wamena, tiga korban yang saat itu bersama delapan orang lainnya diduga diadang oleh kelompok bersenjata.

Berdasarkan pendalaman yang diperoleh petugas, delapan orang yang merupakan warga asli Papua, termasuk seorang anak kecil, diduga dipisahkan dari tiga pegawai yang merupakan warga pendatang oleh pelaku.

Kemudian, ketiga pegawai tersebut diduga menjadi sasaran penembakan hingga tewas. 

Ketiga korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.

WB mengalami luka tembak bagian pinggang kanan, AR mendapat luka tembak pada bagian perut.

Sementara AAM mengalami luka tembak pada bagian kepala bagian belakang dan tangan kiri.

Setelah mendapatkan informasi, tim gabungan pun melakukan penyelidikan dan mengamankan delapan orang saksi yang berada bersama rombongan korban saat kejadian.

Para saksi selanjutnya dimintai keterangan guna membantu penyidik mengungkap kronologi serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.

Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga.

Namun, petugas keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku.

Baca juga: Video Sosok Mayjen TNI Lucky Avianto Pimpin Penyelamatan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman KKB

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan perkara ini kepada petugas keamanan. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya akan mengusut tuntas aksi penembakan ini dan berupaya semaksimal mungkin mengungkap serta menangkap para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum," tuturnya.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.