Pusat Kota Fakfak Diselimuti Kabut, Diduga Imbas Sebaran Asap Karhutla
Roifah Dzatu Azmah September 11, 2026 11:44 AM

Laporan Jurnalis TribunPapuaBarat.com, Aldi Bimantara 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kota Fakfak, Papua Barat, pada Jumat (11/9/2026) pagi dilaporkan diselimuti kabut yang diduga berkaitan dengan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung.

Pantauan TribunPapuaBarat.com, Jumat (11/9/2026), pusat Kota Fakfak teramati diselimuti kabut relatif tebal. Kepulauan Pulau Panjang hingga Tubir Seram dan Ega tampak tidak begitu jelas dari pusat kota.

Pemandangan tersebut terbilang tidak biasa karena biasanya kepulauan yang berada di depan pusat Kota Fakfak terlihat jelas saat cuaca bersahabat. 

Penampakan matahari pagi juga terlihat tak biasa. Bulatan matahari tampak utuh dengan warna oranye akibat kondisi udara yang berkabut.

Baca juga: Detik-detik Kronologi Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Rombongan Diadang saat Pulang

Kabut sendiri merupakan awan lembap atau tetesan air kecil yang melayang di dekat permukaan tanah dan membuat jarak pandang menjadi terbatas.

Meski demikian, aktivitas masyarakat masih tak terganggu dan berjalan seperti biasanya. 

"Iyo (iya) saya mau berangkat ke sekolah, memang cuaca pagi ini macam kabut tidak seperti biasanya," ujar salah satu siswa, Muhammad Anzis saat hendak berangkat ke sekolah. 

Kondisi tak biasa tersebut juga dirasakan warga yang hendak ke pasar. Saat ditemui TribunPapuaBarat.com, salah seorang warga mengaku memilih menggunakan masker.

"Saya pakai masker saja, ini mau ke pasar memang ini bukan mendung tapi kabut, entahlah pengaruh asap atau bagaimana," ujar salah satu warga, Siti kepada Tribun saat hendak ke pasar. 

Baca juga: Lewat Dana Otsus, Mama Sipora Hindom Tempati Kahom Wria untuk Berjualan Pinang

Sejumlah pengendara di jalan raya juga terlihat menggunakan masker saat berkendara.

Sementara itu, berdasarkan rilis citra terbaru BMKG Manokwari Papua Barat melalui Peta Sebaran Titik Panas atau Hotspot Map, wilayah Distrik Bomberai dan Tomage masih terpantau memiliki titik panas dengan kategori kepercayaan tinggi.

Berdasarkan kondisi di lapangan, kebakaran masih terjadi secara sporadis di dua distrik tersebut.

Dengan cuaca berkabut, masyarakat diimbau untuk tetap memantau update cuaca berkala melalui kanal BMKG dan tetap menjaga asupan air mineral di tengah musim kemarau panjang. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.