BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang kakek berusia 63 tahun sempoyongan lalu meninggal dunia di warung kopi di sebuah warung kopi (warkop), Kamis (10/09/2026) malam.
Meninggalnya kakek itu diduga karena obat kuat karena temuan polisi di jok motornya.
Sementara, warkopitu terletak pinggir jalan raya Desa Kotakan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Kakek itu diketahui berisial BR, warga Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Jawa Timur.
Dia diduga meninggal dunia usai mengkonsumsi obat kuat.
Baca juga: Pria 42 Tahun Meninggal di Kos Bersama Wanita dari Aplikasi Kencan, Polisi Duga Obat Kuat Berlebihan
Kapolsek Kota, Iptu Mardi Hartoyo mengatakan, sekitar pukul 20.00 WIB, ia datang seorang diri dengan menggunakan sepeda motor ke warung milik Budiono dan memesan minuman teh.
Namun, setelah itu, kata Ipda Mardi, BR terlihat gelisah sambil mengeluh pusing dan sempat sempoyongan atau hilang keseimbangan, sehingga ditolong pemilik warung tersebut.
"Waktu didudukan dan ditidurkan, pria itu tiba tiba pingsan tak sadarkan diri," ujarnya.
Pemilik warung yang panik, lanjutnya, menghubungi perangkat desa setempat dan melaporkan ke Polsek Kota.
Mendapat laporan tersebut, pihaknya bersama tim Inafis Polres Situbondo mendatangi lokasi warung tersebut.
"Saat kami tiba di lokasi, korban itu sudah dalam kondisi meninggal dunia," jelasnya.
Selanjutnya, jasad pria lansia dibawa ke RSU Abdoer Rachem untuk dilakukan pemeriksaan atau visum et repertum.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan," ucapnya.
Selain itu, Iptu Mardi, pihaknya menemukan satu bungkus plastik obat stamina yang berada di jok motor milik korban.
"Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit hipetensi," katanya.
"Tapi dengan ditemukan obat itu, korban diduga mengkonsumsi obat kuat sebelum datang ke warung kopi itu," imbuh Iptu Mardi.
Dikatakan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi yang diperkuat dengan membuat surat pernyataan.
"Korban malam itu juga diserahkan kepasa keluarganya untuk dimakamkan," pungkasnya.
Obat kuat yang sering kali digunakan pria untuk mengatasi disfungsi ereksi memiliki sejumlah efek samping.
Mengutip Healthline, disfungsi ereksi atau impotensi adalah kondisi yang membuat kepuasan seksual pria menurun. Penyebabnya bisa karena gangguan psikologis maupun fisik.
Masalah kesehatan fisik menjadi penyebab umum impotensi seiring bertambahnya usia.
Saat itu terjadi, obat kuat menjadi salah satu solusinya. Obat kuat yang umum digunakan para pria untuk mengatasi impotensi meliputi:
Umumnya, obat disfungsi ereksi ini meningkatkan kadar aksida nitrat dalam darah.
Oksida nitrat adalah vasodilator, yang membuat pembuluh darah Anda melebar untuk membantu meningkatkan aliran darah.
Ketika aliran darah di penis meningkat, lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi.
Di balik manfaat seksualnya, Anda perlu berhati-hati dengan efek samping dari obat semacam ini.
Mengutip Preferred Men's, Berikut 7 efek samping obat kuat yang harus diwaspadai para pria:
1. Sakit kepala
Salah satu efek samping paling umum yang terkait dengan obat disfungsi ereksi adalah sakit kepala.
Itu karena terjadinya perubahan aliran darah yang tiba-tiba seiring dengan peningkatan kadar oksida nitrat.
Jika Anda aktif mengonsumsi obat kuat dan mengalami gejala ini, segera bicarakan dengan dokter tentang gejala Anda untuk menghindari efek samping yang lebih parah.
2. Pusing
Selain sakit kepala, peningkatan asam nitrat pada obat kuat juga dapat menyebabkan pusing, yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Dalam beberapa kasus, efek samping obat disfungsi ereksi menyebabkan para pria mengalami pusing parah. Ada juga yang sampai pingsan.
Jika Anda sering mengalami pusing saat mengkonsumsi Viagra, Cialis, atau obat kuat yang diresepkan lainnya untuk mengatasi disfungsi ereksi, segera konsultasi dokter.
3. Sakit dada dan hidung tersumbat
Banyak pria pengguna obat kuat mengeluh mengalami sakit dada dan hidung tersumbat setelah meminumnya.
Sementara, beberapa lainnya melaporkan mengalami hidung meler setelah memakainya.
Efek samping obat disfungsi ereksi ini disebabkan oleh peningkatan kadar oksida nitrat.
Secara alami, senyawa ini sudah melimpah di mukosa hidung, yang melapisi rongga hidung.
Memiliki peningkatan kadar oksida nitrat menyebabkan hidung tersumbat dan dada sesak yang berpotensi nyeri.
Beberapa pria melaporkan mengalami peningkatan detak jantung yang cepat setelah mengkonsumsi obat kuat.
Ini dapat meningkatkan beban yang dibawa oleh jantung dan paru-paru dalam menjalankan fungsinya. Akibatnya, nyeri dada bisa terjadi.
4. Badan pegal linu
Beberapa pria melaporkan nyeri otot dan nyeri di seluruh tubuh setelah mengkonsumsi obat kuat.
Ada juga pria yang merasakan rasa sakit di punggung bawah.
Jika Anda mengalami rasa sakit atau nyeri apa pun setelah mengonsumsi obat ini, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi masalahnya.
5. Masalah sistem pencernaan
Efek samping obat kiat lainnya adalah munculnya masalah pencernaan, seperti diare.
Efek samping ini mungkin terlihat sepele, tetapi bisa berkembang menjadi lebih membahayakan.
Jika pencernaan bermasalah terus-menerus seiring dengan pemakaian obat ini, gangguan kesehatan lainnya bisa terpicu hingga Anda kekurangan nutrisi.
6. Perubahan pandangan
Obat disfungsi ereksi dapat memengaruhi penglihatan Anda dengan berbagai cara.
Beberapa perubahan penglihatan paling umum yang mungkin dialami pria setelah mengkonsumsi obat kuat meliputi:
Jika efek samping obat bertahan atau jika Anda mengalami kehilangan penglihatan total, Anda perlu segera menghubungi dokter.
7. Kulit memerah
Tidak jarang efek samping yang dialami pria setelah mengonsumsi obat disfungsi ereksi adalah kulit berubah kemerahan (flushes).
Beberapa pria kulitnya muncul bercak ruam. Makan makanan panas atau pedas bisa memperburuk kondisi ini.
Memiliki kulit memerah dapat membuat suhu panas terasa lebih panas.
Selain itu, efek samping obat kuat dapat menyebabkan Anda mengalami dehidrasi, bila Anda juga mengalami masalah sistem pencernaan.
Disarankan Anda rajin berkonsultasi dengan profesional medis, jika rutin mengkonsumsi obat kuat untuk mengatasi disfungsi ereksi.
(Banjarmasinpost.co.id/TribunJatim.com)