TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pembatalan penampilan grup musik Juicy Luicy di Batam berujung polemik antara vokalis Julian Kaisar atau Uan dengan pihak promotor XYZ Liveground.
Perseteruan tersebut mencuat setelah Uan menyampaikan kekecewaannya melalui siaran langsung di media sosial. Ia menuding pihak panitia tidak bertanggung jawab atas persoalan pembayaran kelebihan bagasi dan akomodasi hotel.
Menurut Uan, masalah tersebut membuat Juicy Luicy terpaksa membatalkan penampilan meski para personel disebut sudah bersiap berangkat menuju Batam.
Dalam pernyataannya, Uan bahkan melontarkan kritik keras terhadap pihak penyelenggara.
"Enggak jadi tampil di Batam karena panitianya goblok." dikutip dari YouTube TribunnewsBogor, Jumat (11/9/2026).
Uan kemudian menjelaskan alasan pembatalan tersebut berkaitan dengan persoalan hotel dan bagasi.
"Karena enggak bayar bagasi sama hotelnya. Hotelnya baru sehari."
Ia juga mengklaim persoalan bagasi terjadi meski pembayaran sebelumnya disebut telah diselesaikan.
"Bagasinya enggak dibayar padahal udah lunas."
Baca juga: Sosok Uan Kaisar, Viral Usai Juicy Luicy Batal Manggung di Batam, Akun Instagramnya Mendadak Hilang
Pihak XYZ Liveground kemudian memberikan klarifikasi atas pernyataan Uan.
Promotor membantah tudingan bahwa kewajiban utama kepada Juicy Luicy belum dibayarkan.
Pihak penyelenggara menegaskan honor penampilan, tiket penerbangan, hingga akomodasi hotel telah dibayar sepenuhnya sesuai kesepakatan.
Menurut promotor, persoalan baru muncul terkait biaya kelebihan bagasi ketika rombongan hendak melakukan perjalanan.
Promotor mengklaim telah menawarkan solusi berupa reimbursement atau penggantian biaya agar persoalan tersebut tidak menghambat jalannya konser.
Namun, menurut pihak penyelenggara, solusi tersebut tidak berujung pada keberangkatan Juicy Luicy ke lokasi acara.
Akibatnya, penampilan Juicy Luicy di Batam akhirnya batal.
Perseteruan antara Juicy Luicy dan promotor tersebut kemudian mendapat perhatian luas dari warganet.
Di tengah polemik pembatalan konser, sejumlah pengguna media sosial kembali mengungkit jejak digital Uan yang berasal dari percakapan pada 2022.
Sebuah tangkapan layar percakapan lama kembali beredar dan menjadi sorotan.
Dalam percakapan tersebut, Uan diduga pernah mengirimkan pesan kepada seorang penggemar perempuan yang dinilai membuat penerimanya merasa tidak nyaman.
Namun, tudingan terkait percakapan lama tersebut merupakan isu terpisah dari polemik pembatalan konser Juicy Luicy di Batam.
Sementara itu, hingga polemik antara kedua pihak mencuat, masing-masing memiliki versi berbeda mengenai persoalan pembayaran bagasi dan akomodasi yang menjadi pemicu batalnya penampilan.
Pihak Juicy Luicy melalui pernyataan Uan menilai persoalan tersebut menunjukkan kurangnya tanggung jawab panitia, sedangkan promotor menyatakan kewajiban utama telah dipenuhi dan solusi untuk biaya tambahan telah ditawarkan.
(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)