TRIBUNNEWS.COM - Jose Mourinho mulai mengambil peran penting dalam upaya mengembalikan kepercayaan diri Vinicius Junior setelah winger Real Madrid tersebut mendapat sorotan dari sebagian pendukung saat menghadapi Inter Milan di Liga Champions.
Vinicius memang belum kembali ke performa terbaiknya pada awal musim 2026/2027.
Namun, Mourinho menilai pemain asal Brasil itu tetap menunjukkan etos kerja luar biasa dan hanya membutuhkan waktu untuk kembali menjadi sosok yang mampu menentukan hasil pertandingan.
Dukungan Mourinho menjadi penting setelah Vinicius sempat mendapat cemoohan dari sebagian suporter di Santiago Bernabeu saat Madrid menghadapi Inter.
Mourinho bahkan menghampiri Vinicius ketika sang pemain meninggalkan lapangan dan menemaninya menuju bangku cadangan sebagai bentuk dukungan.
"Dia pantas mendapatkan semua rasa hormat saya. Dia tidak dalam kondisi terbaiknya, dan kita semua melihat itu," ujar Mourinho, dikutip dari France24.
"Dialah orang pertama yang menyadarinya dan bekerja sangat keras untuk menjadi Vinicius yang menentukan hasil pertandingan demi pertandingan."
"Meskipun tidak berada di puncak performanya, dia bekerja lebih keras dari sebelumnya, baik dalam latihan maupun pertandingan," tambahnya.
Baca juga: Batasan Gaji Liga Spanyol 2026/2027: Real Madrid Punya Ruang Lebih Lega daripada Barcelona
Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius
Vinicius sebenarnya mengawali musim dengan catatan statistik yang cukup menjanjikan.
Namun, kontribusinya belum sepenuhnya mencerminkan ketajaman yang selama ini membuatnya dikenal sebagai salah satu penyerang berbahaya di Eropa.
Hal tersebut kembali terlihat ketika Real Madrid menghadapi Inter Milan di Liga Champions 2026/2027 pada Rabu (9/9).
Madrid berhasil menang 2-1, tetapi Vinicius tidak memberikan dampak besar di sektor serangan.
Kondisi itu membuat sebagian suporter Bernabeu kehilangan kesabaran dan mencemoohnya pada babak kedua sebelum sang pemain ditarik keluar.
Mourinho kemudian memberikan pembelaan terhadap pemain yang menjadi salah satu kunci kesuksesan Madrid dalam beberapa tahun terakhir.
Vinicius mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 2022 dan kembali mencetak gol ketika Los Blancos meraih trofi yang sama pada 2024.
Mourinho juga mengingat kembali penampilan Vinicius ketika menghadapi Benfica musim lalu.
Ketika itu, Vinicius mencetak gol pada kedua leg dan membantu Real Madrid menyingkirkan klub Portugal tersebut.
"Vini yang sedang dalam performa terbaiknya bisa mengakhiri pertandingan," lanjut Mourinho.
"Seolah-olah dia membunuhku di masa lalu ketika aku masih bersama Benfica."
Tugas Berat Mourinho di Real Madrid
Mourinho kembali dipercaya menangani Real Madrid dengan salah satu tugas utamanya menyatukan para pemain bintang sekaligus mengembalikan keteraturan setelah musim 2025/2026 yang penuh masalah.
Kehadiran Kylian Mbappe dan Jude Bellingham membuat Madrid harus menemukan formula yang tepat untuk memaksimalkan tiga pemain dengan kecenderungan menyerang, termasuk Vinicius.
Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, dan Alvaro Arbeloa sebelumnya belum mampu menemukan keseimbangan tersebut secara konsisten.
Ketiganya meninggalkan Madrid dalam dua musim terakhir setelah gagal membawa klub meraih trofi besar sejak kedatangan Mbappe.
Mourinho mengakui bahwa menyatukan para pemain dengan karakter menyerang tersebut bukan tugas mudah.
"Secara taktik, ini bisa jadi rumit. Namun, mereka tidak bermain di posisi yang tidak cocok," kata Mourinho.
Di tengah situasi tersebut, Florentino Perez tetap memberikan dukungan kepada Vinicius.
Perez merupakan sosok yang membawa Vinicius ke Santiago Bernabeu ketika sang pemain masih berusia 16 tahun pada 2017.
Setelah membantu Madrid meraih dua gelar Liga Champions, Vinicius tetap menjadi bagian penting dari proyek klub.
Mourinho Tunggu Vinicius Kembali Ganas
Kemenangan atas Inter menjadi suntikan moral bagi Real Madrid setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Real Betis di La Liga.
Hasil tersebut merupakan kekalahan pertama Los Blancos musim ini.
Madrid kini kembali mengalihkan fokus ke kompetisi domestik dengan menghadapi Rayo Vallecano pada Minggu (13/9/2026) pukul 02.00 WIB di Santiago Bernabeu.
Mourinho menyadari bahwa Madrid tidak boleh terlalu sering kehilangan poin jika ingin menjaga persaingan di papan atas bersama Barcelona.
Di sisi lain, Vinicius juga menegaskan dirinya mampu bermain bersama Mbappe.
Ia turut mengungkapkan bahwa Mourinho membuatnya semakin yakin tidak ada tempat yang lebih baik baginya selain Real Madrid.
Mourinho pun menilai kontribusi Vinicius tidak hanya bisa diukur dari gol dan assist.
Menurutnya, kemampuan bekerja tanpa bola menjadi salah satu alasan untuk terus memberikan kepercayaan kepada pemain tersebut.
"Ketika dia tidak mampu bertahan, itu karena kelelahan, tetapi dia telah berusaha dengan sangat baik selama pertandingan," kata Mourinho.
"Saya harus mengapresiasi hal itu, dan saya sangat menghormati Vini Junior yang pernah saya temui."
"Akan tiba saatnya Vinicius tampil bagus," tambahnya.
Kerja keras Vinicius juga terlihat ketika menghadapi Inter. Ia tercatat melakukan sembilan kali pemulihan bola meski tidak mendapatkan keberuntungan di depan gawang.
Bagi Mourinho, usaha tersebut menjadi modal penting sembari menunggu Vinicius menemukan kembali ketajaman dan kepercayaan dirinya.
(Tribunnews.com/Ali)